Ini Respons Pemerintah soal Peringkat Kredit Indonesia oleh Moodyamp;039;s

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Anggie Ariesta , Jurnalis-Kamis, 05 Februari 2026 |21:17 WIB

Ini Respons Pemerintah soal Peringkat Kredit Indonesia oleh Moody's

Kemenkeu soal Peringkat Kredit Indonesia oleh Moody's (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah mengungkapkan bahwa Lembaga Pemeringkat Kredit Moody’s Investors Service (Moody’s)  telah melakukan obrolan dengan beberapa K/L dan otoritas mengenai ranking angsuran Indonesia dengan afirmasi ranking angsuran Indonesia dipertahankan pada level Baa2 (satu tingkat di atas pemisah investment grade).

Moody's berbincang diantaranya dengan Kemenko Perekonomian, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, BP BUMN, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Danantara, serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM

Adapun hasil afirmasi ini merupakan tahapan akhir dari proses asesmen Moody’s setelah rangkaian kunjungan tanggal 27-29 Januari 2026 di Jakarta.

Dalam laporannya, Moody’s menekankan bahwa ketahanan ekonomi Indonesia tetap menjadi pilar utama profil angsuran negara. Pertumbuhan PDB riil diperkirakan stabil dalam jangka menengah, ditopang oleh kekayaan sumber daya alam dan struktur demografi nan mendukung.

"Beban utang Pemerintah tetap terkendali didukung oleh kebijakan fiskal dan moneter nan prudent, sementara inflasi nan terjaga dalam sasaran memperkuat stabilitas domestik. Kapabilitas institusional dalam mengelola tekanan eksternal, termasuk stabilisasi nilai tukar, juga diakui sebagai salah satu kekuatan utama Indonesia," tulis keterangan resmi Kemenkeu, Kamis (5/2/2026).

Moody’s memahami Pemerintah Indonesia sedang berupaya melakukan percepatan pertumbuhan ekonomi nan lebih tinggi. Hal ini krusial sebagai prasyarat menjadi negara maju.

Upaya mencapai pertumbuhan tinggi tersebut sekarang menemukan momentum dan pemerintah konsentrasi melakukan perubahan-perubahan nan esensial dalam pengelolaan perekonomian.

Pengelolaan kebijakan fiskal sebagai instrumen kebijakan pembangunan dan pengelolaan ekonomi untuk percepatan pertumbuhan, sekarang mendapatkan tambahan daya dengan hadirnya Danantara sebagai engine of growth baru.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com