Makassar, CNN Indonesia --
Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Makassar, Erwin Hendrawinata mengatakan warga negara (WN) China Wei Shang nan memburu dan menyantap penyu berprofesi sebagai pembimbing penyelam dan pembimbing di Australia.
Wei Shang diduga menyantap penyu di Raja Ampat. Wei Shang kemudian ditangkap di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau nan jelasnya nan kami tahu adalah memang dia pembimbing diving ya, (sertifikasi) AIDA ya jika enggak salah. Itu hanya sebatas infonya memang dia mengaku sebagai pembimbing dan sebagai pembimbing juga di Australia," kata Erwin saat ditemui, Selasa (15/9).
Erwin mengaku mendapat surat dari Pemerintah Kabupaten Raja Ampat mengenai laporan dugaan pemburuan satwa laut di area Piaynemo untuk mencegah Wei Shang keluar dari wilayah Indonesia.
"Jadi memang pada hari Senin (14/9) kemarin nan merupakan atensi unik dari Pemerintah Kabupaten Raja Ampat nan adanya surat permohonan resmi nan untuk meminta mencegah nan berkepentingan ke luar negeri," ujarnya.
Rencananya Wei Shang hendak terbang ke Malaysia, melalui Bandara Hasanuddin. Namun, petugas imigrasi langsung menahan nan berkepentingan ketika mau terbang.
"Maka bagian intelijen langsung berkoordinasi dengan bagian tempat pemeriksaan imigrasi di Bandara Sultan Hasanuddin, kemudian setelah itu, kami mengamankan berkepentingan di Kantor Imigrasi Makassar," ujarnya.
Setelah mengamankan WNA tersebut, kata Erwin, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Imigrasi Sorong untuk membawa Wei Shang ke Kabupaten Raja Ampat.
"Kami hanya mengamankan saja, lantaran nan ini kan kasusnya dan lokusnya di Raja Ampat. Jadi, kami diminta oleh pemerintah Raja Ampat untuk mencegah nan berkepentingan keluar, dan kami juga berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Sorong, dan ini segera kami bakal mengawal beliau ke Sorong," ujarnya.
(mir/fra)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·