Jakarta, CNN Indonesia --
Seekor paus hiu tutul sepanjang lebih dari 9 meter ditemukan terdampar di pesisir Pantai Dusun Melaione, Desa Matahora, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.
Satwa laut seberat sekitar 5 ton itu akhirnya meninggal saat petugas berupaya melakukan evakuasi.
"Hasil pengukuran di letak menunjukkan paus tersebut mempunyai panjang sekitar 9,17 meter dan lebar 2,9 meter. Bobotnya diperkirakan mencapai sekitar 5 ton," kata Ps. Kasat Polairud Polres Wakatobi Iptu H. Jufri dalam keterangannya, Sabtu (19/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paus hiu tutul tersebut pertama kali ditemukan penduduk sekitar pukul 06.00 WITA. Pihak kepolisian mendapatkan info tersebut, langsung mendapati paus hiu tutul terdampar sekitar 700 meter dari garis pantai.
Menurut Jufri bahwa dalam proses pemindahan satwa tersebut mengalami kendala, lantaran kondisi air laut sedang surut dengan ketinggian air di sekitar letak dilaporkan hanya sekitar 50 hingga 60 sentimeter.
"Paus hiu tutul tersebut dinyatakan meninggal setelah petugas tidak lagi menemukan tanda-tanda kehidupan," jelasnya.
Setelah itu, Satpolairud berbareng lembaga mengenai berkoordinasi dengan Balai Taman Nasional Wakatobi untuk menentukan langkah penanganan buntang satwa tersebut.
"Evakuasi direncanakan dilakukan saat air laut diperkirakan kembali pasang. Bangkai paus bakal ditarik ke daratan untuk selanjutnya ditangani sesuai hasil koordinasi dengan lembaga mengenai dan masyarakat," ungkapnya.
Penanganan tersebut dilakukan untuk mencegah buntang paus menimbulkan pencemaran di area pesisir Desa Matahora.
(mir/mik)
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·