Hari Tropis Internasional Diperingati 29 Juni 2026, Apa Itu?

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Setiap tahun pada tanggal 29 Juni, ada peringatan Hari Tropis Internasional alias International Day of the Tropics. Menurut PBB, Hari Tropis Internasional merayakan keanekaragaman luar biasa di wilayah tropis sekaligus menyoroti tantangan dan kesempatan unik nan dihadapi negara-negara di wilayah tropis.

Ini serba-serbi Hari Tropis Internasional 2026 tanggal 29 Juni.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Latar Belakang

Mengutip situs PBB, Laporan Kondisi Tropis perdana diluncurkan pada 29 Juni 2014, sebagai puncak kerjasama antara 12 lembaga penelitian tropis terkemuka. Untuk memperingati peluncuran laporan tersebut, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa mengangkat resolusi A/RES/70/267 pada tahun 2016, nan menyatakan bahwa tanggal 29 Juni setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Tropis Internasional.

Hari Tropis Internasional ditetapkan pada tahun 2016 untuk meningkatkan kesadaran bakal tantangan unik nan dihadapi oleh wilayah tropis, implikasi luas dari isu-isu nan memengaruhi area tropis dunia, dan kebutuhan, di semua tingkatan, untuk meningkatkan kesadaran dan menggarisbawahi peran krusial nan bakal dimainkan oleh negara-negara di wilayah tropis dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan .

Tanggal ini memperingati peluncuran Laporan Kondisi Tropis perdana pada tahun 2014, sebuah upaya kolaboratif oleh 12 lembaga penelitian tropis terkemuka nan memberikan penilaian komprehensif tentang kondisi lingkungan, sosial, dan ekonomi di seluruh wilayah tropis. Meskipun laporan itu sendiri tidak lagi diperbarui secara berkala, warisannya terus bersambung melalui pengakuan nan telah dihasilkannya.

Seputar Hari Tropis Internasional 2026

Daerah tropis adalah wilayah di Bumi, nan secara kasar didefinisikan sebagai area antara Garis Balik Utara (Tropic of Cancer) dan Garis Balik Selatan (Tropic of Capricorn). Meskipun topografi dan faktor-faktor lain berkontribusi terhadap ragam iklim, letak tropis biasanya hangat dan mengalami sedikit perubahan musiman dalam suhu harian.

Ciri krusial dari wilayah tropis adalah prevalensi hujan di wilayah pedalaman nan lembap di dekat khatulistiwa, dan bahwa musim hujan meningkat seiring dengan jarak dari khatulistiwa. Wilayah tropis menghadapi beberapa tantangan seperti perubahan iklim, deforestasi, pembalakan hutan, urbanisasi, dan perubahan demografis.

Negara-negara tropis telah mencapai kemajuan nan signifikan, tetapi menghadapi beragam tantangan nan memerlukan perhatian terfokus pada beragam parameter dan info pembangunan untuk mencapai pembangunan berkelanjutan.

  • Pada tahun 2050, wilayah ini bakal menjadi tempat tinggal sebagian besar masyarakat bumi dan dua pertiga dari anak-anak di dunia.
  • Sejalan dengan tingkat kemiskinan nan lebih tinggi, lebih banyak orang mengalami kekurangan gizi di wilayah tropis dibandingkan di wilayah bumi lainnya.
  • Proporsi masyarakat perkotaan nan tinggal di permukiman kumuh lebih tinggi di wilayah tropis dibandingkan di wilayah bumi lainnya.

(kny/zap)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News