Harga iPhone 17, 16, dan 15 Versi Basic di RI Naik Lagi usai Rilis iPhone Duo

Sedang Trending 1 jam yang lalu
iPhone 16 dipamerkan setelah aktivitas "It's Glowtime" Apple di Cupertino, California, Senin (9/9/2024). Foto: Manuel Orbegozo/REUTERS

Harga iPhone 17, iPhone 16, dan iPhone 15 jenis basic (reguler) di Indonesia kembali naik setelah Apple memperkenalkan iPhone Duo secara dunia pada 9 September 2026. Kenaikannya berkisar Rp 1 juta hingga Rp 3,25 juta, dengan kenaikan terbesar terjadi pada iPhone 17 jenis penyimpanan 256 GB.

Apple mengambil langkah tak biasa setelah memperkenalkan smartphone baru iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, serta handphone (HP) lipat pertamanya, iPhone Duo. Alih-alih menurunkan nilai iPhone generasi sebelumnya, mereka justru meningkatkan nilai sejumlah iPhone lama.

Kenaikan nilai iPhone keluaran tahun lampau juga terjadi di Indonesia, terutama iPhone jenis standar tiga generasi sebelumnya. Berikut daftar nilai terbaru iPhone 17, iPhone 16, dan iPhone 15 jenis basic di Indonesia, berasas pantauan kumparan di situs Apple Authorized Reseller per 14 September 2026:

iPhone 17

  • 256 GB: Rp 20.499.000 (sebelumnya Rp 17.249.000)

  • 512 GB: Rp 24.499.000 (sebelumnya Rp 21.999.000)

iPhone 16

  • 128 GB: Rp 17.999.000 (sebelumnya Rp 15.499.000)

  • 256 GB: Rp 18.499.000 (sebelumnya Rp 17.499.000)

  • 512 GB: Rp 23.499.000 (sebelumnya Rp 20.999.000)

iPhone 15

  • 128 GB: Rp 15.499.000 (sebelumnya Rp 12.999.000)

  • 256 GB: Rp 17.499.000 (sebelumnya Rp 15.249.000)

  • 512 GB: Rp 21.499.000 (sebelumnya Rp 18.499.000)

Pengunjung mencoba Apple iPhone 15 baru, dengan pengisi daya USB-C pesanan UE, ditampilkan di antara produk baru lainnya saat aktivitas peluncuran di Apple Park di Cupertino, California, Selasa (12/9/2023). Foto: Nic Coury / AFP

Harga Chip Memori Naik, Harga iPhone Ikutan Naik

Salah satu aspek nan menjadi perhatian dalam strategi nilai Apple adalah meningkatnya biaya komponen, terutama chip memori dan penyimpanan.

Permintaan terhadap memori dan storage meningkat seiring dengan ekspansi industri kepintaran buatan (AI) dan pembangunan info center. Perusahaan teknologi dan penyedia jasa cloud memerlukan kapabilitas memori serta penyimpanan dalam jumlah besar untuk mendukung pengoperasian dan pengembangan prasarana AI.

Kondisi tersebut berpotensi memberikan tekanan tambahan terhadap rantai pasok industri elektronik, termasuk produsen perangkat konsumen seperti Apple.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan