Ravie Wardani
, Jurnalis-Senin, 14 September 2026 |12:15 WIB

Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Tiba di Polda Metro Jaya, Pilih Bungkam Sebelum Diperiksa. (Foto: Ravie Wardani|Okezone)
JAKARTA - ANW, korban dugaan kekerasan seksual nan menyeret Betrand Peto (BP), tiba di Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya, pada Senin (14/9/2026), sekitar pukul 11.30 WIB.
ANW dan sang sahabat nan juga korban lainnya berinisial DYP, datang didampingi tim kuasa norma mereka untuk menjalani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebagai saksi korban. Keduanya tampil tertutup dengan bebatan hoodie hitam dan putih, kacamata, serta masker.
Dalam kesempatan itu, ANW dan DYP melangkah tenang menuju pintu masuk Gedung PPA Polda Metro Jaya. Namun, keduanya menolak memberikan pertanyaan apapun kepada awak media mengenai persiapan pemeriksaan hingga perkembangan kasus nan mereka laporkan.
Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Tiba di Polda Metro Jaya, Pilih Bungkam Sebelum Diperiksa. (Foto: Ravie Wardani|Okezone)
“Nanti kami kasih keterangan untuk teman-teman semua ya. Kami memenuhi pemanggilan dulu ya. Kami periksa dulu,” tutur Monterry Marbun, tim kuasa norma korban, kepada awak media nan telah menanti.
Kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual nan menyeret Betrand Peto terjadi di sebuah kelab malam di area SCBD, Jakarta Selatan, pada 12 September 2026, pukul 02.00 WIB. Semua bermulai ketika ANW dan DYP ditawari untuk berasosiasi dengan private room Betrand.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·