Harga beras di Jepang terus menunjukkan tren penurunan seiring melimpahnya pasokan dan melemahnya permintaan. Kondisi tersebut memang menguntungkan konsumen, namun menekan pendapatan petani dengan tingginya biaya produksi.
Dikutip dari Japan News, sejak awal tahun hingga sekarang rata-rata nilai beras bungkusan 5 kg telah turun lebih dari 740 yen (sekitar Rp 81.945, kurs Rp 110) di ritel modern setempat. Kini banyak toko nan menjual beras bungkusan 5 kg dengan nilai kurang dari 3.000 yen (sekitar Rp 332.210) termasuk pajak. Untuk menarik pelanggan, toko apalagi memajang beras di dekat pintu masuk.
Berdasarkan info Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang pada 5 Juni lalu, dari tanggal 25 Mei hingga 31 Mei, nilai rata-rata beras bungkusan 5 kg nan dijual di supermarket di seluruh Jepang adalah 3.673 yen (sekitar Rp 406.735), turun 19 yen dari minggu sebelumnya. Harga tersebut sekitar 740 yen (sekitar Rp 81.945) lebih murah dibandingkan nilai pada tanggal 29 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Penurunan nilai dipicu oleh meningkatnya produksi beras setelah petani memperluas penanaman menyusul lonjakan nilai pada 2025. Di saat nan sama, konsumsi beras belum pulih sepenuhnya lantaran sebagian masyarakat telah beranjak ke makanan pokok lain seperti roti dan mi.
Oleh lantaran itu, stok beras menumpuk di pedagang grosir. Jumlah stok beras swasta diperkirakan antara 1,8 juta dan 2 juta ton. Namun, pada akhir Juni, stok diperkirakan bakal meningkat menjadi 2,34 juta ton, jumlah terbesar sejak tahun 2004.
Harga murah menjadi langkah jitu bagi pedagang untuk mengurangi beban persediaan sebelum musim panen baru dimulai. Bahkan, sejumlah pemasok dilaporkan menawarkan beras sekitar 2.500 yen (sekitar Rp 276.841) per 5 kilogram sebelum pajak.
Terlebih, nilai beras diperkirakan tetap bakal melemah pada tahun fiskal 2026. Survei Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang menunjukkan produksi beras tahun ini diperkirakan mencapai 7,33 juta ton, lebih tinggi dibanding proyeksi permintaan sebesar 7,11 juta ton.
“Jika kita mempertimbangkan situasi penawaran dan permintaan dan sebagainya, nilai jual beras bungkusan 5 kilogram nan diproduksi pada tahun fiskal 2026 kemungkinan bakal berada di kisaran 3.000 yen dan 3.500 yen termasuk pajak. Harganya apalagi mungkin turun di bawah 3.000 yen,” kata Profesor Universitas Tohoku, Katsuhito Fuyuki dari Universitas Tohoku dikutip dari Japan News, Sabtu (27/6).
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·