Hadirkan Ikon Hiburan Malam Terbaru di Uluwatu

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Hadirkan Ikon Hiburan Malam Terbaru di Uluwatu Ilustrasi(Dok Istimewa)

SETELAH diakui sebagai Bali's Favorite Beach Club dalam Insight Bali Awards 2025, tahun ini Klive Beach Club menjadi salah satu primadona baru di Uluwatu. Perhatian visitor mancanegara maupun domestik tumbuh seiring pendekatan Klive nan tidak bertumpu pada kemeriahan pesta semata, melainkan pada rangkaian kunjungan nan mengikuti irama pesisir selatan Bali.

Terletak di area Ungasan, Uluwatu, Klive dibangun mengikuti kontur tebing melalui tujuh lapisan nan menghubungkan puncak bukit dengan garis pantai. Konsep cliff-to-sea mulai terasa sejak tamu menaiki hill tram, ketika bentang Samudra Hindia tersingkap perlahan sejak detik pertama. Setiap layer mempunyai fungsi, suasana, dan pola hubungan nan berbeda, mulai dari ruang bersantap hingga area nan langsung menghadap laut.

Di tengah lanskap beach club Bali nan kerap diasosiasikan dengan musik berintensitas tinggi dan pesta berskala besar, Klive memilih susunan nan lebih seimbang. Musik, kuliner, pagelaran seni, pelayanan, dan aktivitas bahari ditempatkan dalam alur nan bergerak secara alami dari siang menuju senja, lampau bersambung hingga malam.

“Klive mempunyai karakter nan hidup, namun tetap tersusun dalam ritme nan harmonis. Ketujuh layer dirancang dengan kegunaan dan kepribadian masing-masing. Dalam pemrograman hiburan, tidak hanya live DJ, kami bekerja berbareng sanggar lokal agar seni Bali memperoleh ruang nan patut, berkelanjutan, dan dihormati, bukan sekadar ditempatkan sebagai ornamen pariwisata," ujar Marketing Manager Klive Beach Club, Jehan Khaleda, dilansir dari keterangan resmi, Jumat (26/6). 

Pendekatan tersebut diwujudkan melalui Balinese Dance Show nan dipentaskan secara rutin berbareng sanggar setempat. Kolaborasi ini menghadirkan seni tradisi dalam lingkungan rekreasi kontemporer, sekaligus mempertemukan visitor dengan kebudayaan Bali dalam corak nan hidup dan kontekstual.

Di bagian gastronomi, Executive Chef Marco Petriacci menyusun menu sebagai percakapan antara disiplin kuliner Italia, kekayaan hasil laut tropis, dan identitas Nusantara. Pizza dengan adukan buatan sendiri, burrata, ravioli, truffle tagliatelle, lobster spaghetti, serta tiramisu berdampingan dengan tiram Lombok, tuna sirip kuning Bali, ceviche kakap merah, barramundi Jimbaran, sate ayam, ikan bakar, hingga cendol.
Komposisi tersebut dibuat untuk mengikuti suasana sepanjang hari: ringan dan segar pada siang hari, lebih ekspresif menjelang mentari terbenam, lampau semakin matang saat makan malam.

“Bagi kami, mutu bukanlah ruang untuk kompromi. Setiap bahan, teknik, konsistensi, dan rasa kudu dijaga dengan disiplin serta penghormatan nan setara dengan standar restoran terbaik," ujar Marco Petriacci.

Hubungan Klive dengan laut tidak berakhir pada panorama. Tamu dapat turun langsung ke pantai dan menikmati clear kayak, stand-up paddle, serta snorkeling sesuai dengan kondisi pasang surut, cuaca, dan keamanan laut. Akses tersebut menghadirkan unsur petualangan nan menjadi bagian krusial dari kunjungan keluarga, pasangan, maupun golongan wisatawan.

Klive juga berkembang sebagai latar untuk lamaran, makan malam romantis, seremoni keluarga, dan aktivitas privat. Dengan menghubungkan tebing, pantai, seni lokal, kuliner, serta rekreasi bahari dalam satu susunan, Klive turut mendongkrak daya tarik pariwisata Bali dan menawarkan tafsir nan lebih utuh tentang sebuah beach club di Uluwatu. (H-2)
 

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia