Kebakaran dahsyat terjadi area rimba lindung Gunung Soputan di Sulawesi Utara. Gunung api aktif jenis stratovolacano ini dilaporkan terbakar sejak Minggu (2/8) kemarin.
Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda BPBD Provinsi Sulut, Danny Repi mengatakan, petugas campuran tetap terus berjibaku untuk memadamkan api di Gunung Soputan.
"Sampai hari ini, api belum padam. Masih ada beberapa titik api di rimba lindung Gunung Soputan," kata Denny kepada kumparan, Selasa (4/8).
Ia menjelaskan, api dengan sigap membesar dan menjalar lantaran aspek cuaca ialah musim tandus dan angin kencang. Tak hanya itu, lanjut Denny, kondisi lahan nan ditumbuhi alang-alang serta pohon pinus mempercepat kebakaran.
"Memang lagi kemarau, cuaca panas. Jadi api itu sigap menjalar," ucapnya.
Berdasarkan info BPBD Sulut, kebakaran rimba lindung tersebut terus meluas. Dan diperkirakan sudah mencapai 200 hektare lebih.
"Data terakhir itu sudah lebih 200 hektare nan terbakar. Sebentar baru di-update lagi datanya," tegasnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Petugas tetap terus memaksimalkan pemadaman agar api tidak merambah ke wilayah persawahan, perkebunan hingga permukiman warga.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·