Gunung Sinabung Erupsi, 45 Penerbangan di Kualanamu Batal

Sedang Trending 22 jam yang lalu

Gunung Sinabung Erupsi, 45 Penerbangan di Kualanamu Batal

Bandara Kualanamu (Foto: Okezone)

JAKARTA - Aktivitas erupsi Gunung Sinabung di Sumatera Utara mulai mengganggu operasional penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu. Sebanyak 45 penerbangan dibatalkan dan enam penerbangan lainnya mengalami penjadwalan ulang alias reschedule akibat penutupan sementara airport pada 1 September 2026.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan penutupan Bandara Kualanamu dilakukan sebagai langkah antisipasi setelah terdeteksi abu vulkanik tipis di area parkir pesawat.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa mengatakan, operasional penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu saat ini telah kembali melangkah normal.

"Hasil pemantauan pada hari Selasa (2/9) pukul 16.00 WIB, tidak terdeteksi adanya abu vulkanik di Bandar Udara Internasional Kualanamu. Hal ini dibuktikan dengan tidak ditemukenalinya abu vulkanik pada paper test," ujar Lukman dalam keterangan resmi, Rabu (2/9/2026). 

Menurut dia, pemantauan abu vulkanik menggunakan paper test dilakukan di Bandara Kualanamu sejak pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. Meski kondisi airport saat ini normal, Kemenhub tetap mewaspadai pergerakan abu vulkanik Gunung Sinabung nan berpotensi berubah mengikuti kondisi angin.

Berdasarkan info SIGMET (Significant Meteorological Information) dari Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin, pada 2 September 2026 aktivitas erupsi Gunung Sinabung menghasilkan sebaran awan abu vulkanik hingga ketinggian 14.000 kaki.

Awan abu tersebut terpantau bergerak ke arah barat daya dengan kecepatan sekitar 5 knot. Intensitasnya diprakirakan tetap alias tidak mengalami perubahan signifikan dalam periode info SIGMET nan bertindak pukul 12.00 hingga 18.00 WIB.

Kemenhub menilai kondisi tersebut perlu terus dipantau lantaran perubahan arah maupun kecepatan angin dapat memengaruhi pola pergerakan abu vulkanik dan berpotensi masuk ke jalur penerbangan.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com