Gubernur Jabar Sebar 62 Loker di Indramayu, Ada Posisi ke Luar Negeri

Sedang Trending 57 menit yang lalu

Jakarta -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat konsisten memfasilitasi masyarakat untuk mencari kerja. Langkah ini diwujudkan lewat bursa kerja online nan disiarkan secara langsung melalui akun Tiktok Gubernur Jawa Barat @dedimulyadiofficial.

Pada Jumat (16/10), lampau bursa kerja tersebut disiarkan dari PT Food Packaging Jaya, Kawasan Industri Losarang, Kabupaten Indramayu. Terdapat 62 lowongan dari 23 perusahaan nan bisa dilamar oleh pencari kerja di aplikasi Nyari Gawe.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan lowongan pekerjaan nan tersedia sebagian ditempatkan di luar negeri. Salah satunya adalah posisi perawat untuk ditempatkan di Jerman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pekerja nan diterima dari PT Assalam Karya Manunggal tersebut bakal mendapat beragam akomodasi menarik. Fasilitas ini mulai dari training bahasa asing hingga tiket penerbangan ke Jerman.

Selain perawat, lowongan lain untuk ditempatkan di luar negeri ialah tenaga bangunan di Malaysia. Warga lulusan sekolah dasar (SD) pun dipersilakan untuk melamar pekerjaan tersebut.

Bagi nan berminat, para pekerja tersebut nantinya bakal menerima penghasilan sekitar Rp 7 juta dari PT Prigel Antar Sukses. Ditambah bayaran lembur, maka penghasilan nan diterima bisa lebih dari nomor tersebut, komplit dengan akomodasi tempat tinggal berupa mess.

Di sisi lain, PT Food Packaging Jaya juga tengah membuka lowongan kerja. Perusahaan asal Tiongkok tersebut memerlukan tujuh posisi, di antaranya translator bahasa Mandarin dan staf pengembangan sumber daya manusia.

Perusahaan memprioritaskan penduduk Indramayu sebagai pekerja. Saat ini, 90 persen pekerja di perusahaan tersebut merupakan penduduk Indramayu.

Dedi mengatakan, dengan semakin berkembangnya industri di Indramayu, maka kerja sama antara SMA dan SMK dengan pihak industri perlu dijalin. Tujuannya tak lain agar penduduk Indramayu siap terserap di bumi industri.

"Penyiapan orang Indramayu untuk kerja di industri kudu dilakukam lantaran mereka tadinya kerja di sektor pertanian dan kelautan. Pola hidup bakal berubah," ucap Dedi dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/10/2026).

Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim menambahkan bahwa sebanyak 63.000 penduduk Indramayu saat ini tetap menganggur. Namun, dia percaya jumlah pengangguran bakal berkurang drastis seiring pembangunan pabrik-pabrik di wilayahnya. Pemkab Indramayu sekarang telah menyiapkan 14.000 hektare lahan untuk area industri.

"Bahkan penduduk dari kabupaten lain di Jabar bisa kerja di sini lantaran banyak pabrik sedang dibangun," ujar Lucky.

Ia pun mendorong penduduk Indramayu untuk proaktif menangkap kesempatan wirausaha di tengah maraknya pabrik dan pekerja. Peluang wirausaha nan menjanjikan di antaranya adalah rumah makan dan tempat tinggal bagi pekerja.

(prf/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑