Perusahaan taksi listrik, Green SM, menyampaikan belasungkawa kepada para korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek nan menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur. Sebanyak 15 orang tewas dan 88 orang luka-luka imbas kejadian ini.
"Kami menyampaikan duka mendalam serta belasungkawa kepada family dan orang-orang terdekat dari para korban. Kami meletakkan perhatian atas kejadian ini dan berambisi seluruh pihak nan terlibat segera pulih serta berada dalam kondisi aman," demikian unggahan IG @id.greensm, Selasa (28/4).
Green SM mengatakan, saat ini proses investigasi mengenai kecelakaan tersebut tetap berjalan. Belum ada konklusi nan diambil.
"Green SM terus berkoordinasi dengan otoritas mengenai dengan menyampaikan info nan relevan serta mendukung jalannya investigasi," ujarnya.
"Keselamatan dan transparansi tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar operasional nan ketat guna mendukung keselamatan pengemudi, penumpang, dan masyarakat," sambungnya.
Adapun tragedi KA vs KRL di Bekasi ini berasal dari adanya sebuah taksi listrik Green SM nan mogok di tengah perlintasan sebidang. Taksi mogok menyebabkan perjalanan kereta terganggu hingga berhujung pada kejadian nahas ini.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·