Grab-Gojek Setop Skema Langganan Hemat bagi Mitra Ojol

Sedang Trending 3 minggu yang lalu
Sejumlah pengendara ojek online melintas di area Kuningan, Jakarta, Rabu (4/3/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Grab dan Gojek bakal menghentikan skema berlanganan jasa Hemat bagi mitra driver ojol, nan secara otomatis memengaruhi metode penentuan nilai jasa GrabBike Hemat dan GoRide Hemat bagi konsumen untuk perjalanan jarak dekat.

Mitra pengemudi ojol selama ini kudu berlangganan jasa Hemat untuk bisa mendapatkan order konsumen unik jasa tersebut. Driver ojol setidaknya kudu bayar berlangganan Rp 20.000 untuk 10 trip.

Walau skema berlangganan jasa Hemat untuk mitra driver ojol ini sudah tidak ada, namun jasa GrabBike Hemat dan GoRide Hemat bagi konsumen bakal tetap tersedia, tapi dengan dilakukan penyesuaian harga.

Neneng Goenadi, CEO Grab Indonesia, mengatakan bahwa penutupan itu dilakukan lantaran Grab menilai diperlukan penyesuaian nan lebih baik lagi. "Penutupan program langganan ini juga dilakukan guna menciptakan ekosistem nan berkepanjangan bagi seluruh pihak," kata Neneng, dalam siaran pers nan diterima kumparanTECH.

Direktur Utama GoTo, Hans Patuwo, menjelaskan program berlangganan Hemat untuk mitra driver diuji coba pada November 2025, lampau diperluas secara nasional pada Februari 2026. Setelah melangkah selama tiga bulan, hasil pertimbangan menunjukkan skema itu perlu keseimbangan nan lebih baik untuk kesejahteraan mitra pengemudi.

“Oleh lantaran itu, kami memutuskan untuk menghentikan program langganan tersebut (Hemat untuk mitra driver ojol) efektif dalam waktu dekat,” tutur Hans.

CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Ke depan, jasa GoRide Hemat dan GrabBike Hemat tetap tersedia bagi konsumen, namun dilakukan penyesuaian harga. Hans bilang GoRide Hemat bakal mengikuti sistem potongan komisi 8 persen bagi mitra driver ojol, seperti pada GoRide standar.

Gojek mulai melakukan penyesuaian bisnisnya pada izin baru Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online.

“Kami berkomitmen untuk menyesuaikan skema bagi hasil di mana 92 persen dari setiap perjalanan GoRide bakal menjadi kewenangan pengemudi. Ini adalah perubahan nan cukup besar untuk kami,” kata Hans.

Baik Gojek dan Grab, berjanji terus melanjutkan sejumlah program untuk mitra pengemudinya, termasuk Bonus Hari Raya (BHR) dan memfasilitasi BPJS Ketenagakerjaan.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan