Binti Mufarida
, Jurnalis-Minggu, 01 Maret 2026 |10:43 WIB

Gerhana bulan (foto: NASA)
JAKARTA – Fenomena Gerhana Bulan Total bakal menghiasi langit Indonesia pada 3 Maret 2026. Fenomena kali ini menjadi momen langka ketika Bulan perlahan memasuki gambaran inti Bumi (umbra), hingga mencapai puncaknya dan tampak kemerahan.
Informasi ini disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun IG resminya. Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 dapat diamati dari wilayah Indonesia.
“Proses eklips dapat dilihat di bagian timur Amerika, Australia, serta Asia Timur, Asia Tenggara termasuk Indonesia, dan Asia Tengah,” tulis BMKG, Minggu (1/3/2026).
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 merupakan personil ke-27 dari 71 personil pada seri Saros 133. Gerhana Bulan sebelumnya nan berasosiasi dengan eklips ini adalah Gerhana Bulan Total 21 Februari 2008. Adapun eklips Bulan berikutnya nan berasosiasi dengan eklips ini adalah Gerhana Bulan Total 13 Maret 2044.
“Gerhana Bulan adalah peristiwa terhalanginya sinar Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Peristiwa nan merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya,” jelas BMKG.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·