JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya aktivitas gempa bumi dengan magnitudo 5,0 di timur laut Pulau Saringi, Nusa Tenggara Barat (NTB), pagi ini (15/4/2026). Gempa tersebut terasa hingga Kabupaten Badung, Bali.
“Gempabumi ini berakibat dan dirasakan di wilayah Kabupaten Badung dengan skala intensitas II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan nan digantung bergoyang),” kata Plt Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangannya, Rabu.
Ia menjelaskan, hasil kajian BMKG menunjukkan gempabumi ini mempunyai parameter terbaru dengan magnitudo M4,9. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,18° LS; 117,10° BT, alias tepatnya berlokasi di laut pada jarak 137 km arah timur laut Nusa Tenggara Barat pada kedalaman 485 km.
“Dengan memperhatikan letak episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi nan terjadi merupakan jenis gempabumi dalam (deep focus) akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng (slab pull),” ujarnya.
“Hasil kajian sistem sumber menunjukkan bahwa gempabumi mempunyai sistem pergerakan turun (normal fault),” sambungnya.
Ia menambahkan, hingga pukul 09.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan.
“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” jelasnya.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·