Binti Mufarida
, Jurnalis-Jum'at, 24 April 2026 |07:34 WIB

Ilustrasi gempa (Foto: Freepik)
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan kajian mengenai gempa M5,0 nan mengguncang Maluku Barat Daya, Jumat, 24 April 2026 pukul 05.13.25 WIB.
Hasil kajian BMKG menunjukkan gempa bumi ini mempunyai parameter pembaruan dengan magnitudo 4,9. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,42° LS; 129,34° BT, alias tepatnya berlokasi di laut pada jarak 190 km arah timur laut Maluku Barat Daya pada kedalaman 150 km.
"Dengan memperhatikan letak episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi nan terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi dalam lempeng (intraslab) subduksi Laut Banda," ungkap Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono.
Hasil kajian sistem sumber menunjukkan gempa bumi mempunyai sistem pergerakan mendatar turun (oblique normal). Berdasarkan perkiraan peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini menimbulkan guncangan di wilayah Pulau-Pulau Babar dan Pulau Wetang, Maluku Barat Daya, dengan skala intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa seperti truk berlalu).
Rahmat memastikan hingga saat ini belum ada laporan akibat kerusakan nan ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. "Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," tegasnya.
Hingga pukul 05.40 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·