
Ilustrasi gempa (Foto: Freepik)
JAKARTA - Gempa bumi berkekuatan 7,6 SR (sebelum dimutakhirkan 7,4) mengguncang barat laut El Aguila, Kolombia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa bumi nan melanda Kolombia tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di Indonesia.
“Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berporensi tsunami di wilayah Indonesia,” ujar Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, Senin (10/8/2026).
Gempa bumi nan melanda Kolombia tersebut terjadi pada pukul 19.34 WIB. Hasil kajian BMKG menunjukkan gempa bumi ini mempunyai parameter pembaruan dengan magnitudo M7,4 (Skala Richter/SR) pada kedalaman 95 km.
"Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 4,93° LU; 76,06° BB, alias tepatnya berlokasi di darat pada jarak 3 km barat laut El Aguila, Kolombia,” kata Wijayanto.
Dia menjelaskan, dengan memperhatikan letak episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi nan terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat deformasi dalam lempeng samudra nan menunjam (intra-slab).
“Hasil kajian sistem sumber menunjukkan bahwa gempa bumi mempunyai sistem pergerakan geser naik (oblique thrust fault),” ungkapnya.
Dari hasil monitoring BMKG, hingga pukul 20.10 WIB tidak menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan. “Diimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh rumor nan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ujarnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·