Gak Cuma Batu Bara, PTBA Bidik 20% Pundi-Pundi dari Proyek Hilirisasi

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menargetkan kontribusi pendapatan dari upaya hilirisasi dan diversifikasi produk dapat mencapai 20% dalam empat tahun ke depan. Kelak, kontribusi dari sektor non-batu bara tersebut bakal dikejar secara bertahap.

Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PTBA Turino Yulianto menegaskan perusahaan saat ini tengah memacu kesiapan teknis dan skema upaya untuk sejumlah proyek strategis nasional agar dapat segera memberikan akibat untuk finansial perusahaan..

"Kita sudah targetkan dalam empat tahun ke depan kontribusi dari hilirisasi dari diversifikasi ini sekitar 20% dari total pendapatan perseroan," kata Turino dalam Public Expose PTBA, dikutip Selasa (8/9/2026).

Turino memaparkan bahwa konsentrasi utama hilirisasi saat ini tertuju pada proyek gasifikasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME) serta Synthetic Natural Gas (SNG). Pengerjaan bentuk untuk kedua proyek nan bermaksud menekan impor Liquefied Petroleum gas (LPG) tersebut ditargetkan dapat dimulai pada tahun 2027 mendatang.

"Dua-duanya mitra kita offtakernya adalah Pertamina Group. Jadi nan DME offtakernya adalah Patra Niaga, sedangkan nan SNG offtakernya adalah PGN. InsyaAllah dalam waktu tidak lama lagi, targetnya tahun depan sudah mulai konstruksi," jelasnya.

Selain proyek gasifikasi, PTBA merambah sektor agrikultur dengan memproduksi kalium humat serta memperluas portofolio daya terbarukan melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Saat ini, total portofolio PLTS perusahaan telah mencapai 1,2 Mega Watt (MW) nan memanfaatkan lahan pasca tambang nan telah direklamasi.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PTBA Una Lindasari menambahkan bahwa diversifikasi tersebut didukung oleh performa finansial perusahaan nan tumbuh kuat pada paruh pertama tahun ini. Ia mencatatkan lonjakan untung bersih nan signifikan seiring dengan pemulihan operasional dan momentum penguatan nilai batu bara global.

"Pada semester 1-2026 PTBA membukukan pendapatan sebesar 22,03 triliun meningkat 8% secara year on year. Laba bersih perseroan mencapai 2,65 triliun tumbuh 218% year on year," papar Una.

Una menekankan bahwa capaian keahlian finansial tersebut menjadi fondasi bagi perseroan untuk melanjutkan ekspansi upaya inti serta mendanai proyek-proyek pertumbuhan baru. Perusahaan berkomitmen untuk tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam setiap investasi guna menjamin keberlanjutan upaya jangka panjang.

"Prinsip kami adalah membangun upaya nan sehat, mempunyai prospek jangka panjang dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham maupun pemangku kepentingan," tandasnya.

(pgr/pgr) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News