Foto: Trauma Gempa, Warga Flores Timur Enggan Kembali ke Rumah

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
gallery figure

Warga korban gempa bumi di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, tetap memilih memperkuat di tenda pengungsian akibat trauma dan kekhawatiran terhadap gempa susulan nan terus terjadi.

Dikutip dari Antara, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Flores Timur, Maria Goretty Nebo Tukan, mengatakan sebagian penduduk enggan kembali ke rumah dan lebih memilih tidur di luar demi keamanan.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7 nan terjadi pada Jumat (9/4) pukul 00.30 WITA menyebabkan ratusan rumah rusak di dua desa, ialah Desa Terong dan Desa Lamahala Jaya, Kecamatan Adonara Timur.

Hingga Minggu (12/4), jumlah pengungsi tercatat mencapai 1.383 jiwa nan tersebar di beberapa titik. Sejumlah support logistik, termasuk beras, telah disalurkan kepada para korban untuk memenuhi kebutuhan dasar selama masa pengungsian.

Sementara itu, penduduk di desa sekitar juga merasakan akibat psikologis akibat gempa susulan. Josep, penduduk Desa Baniona, Kecamatan Wotan Ulumado, mengaku telah empat malam tidur di teras rumah sebagai langkah antisipasi.

Sejumlah pengungsi beristirahat di pinggiran jalan Desa Lamahala, Adonara Timur, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Minggu (12/4/2026). Foto: Mega Tokan/ANTARA FOTO
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan