Evaluasi Total Keamanan Transportasi Massal, BUMN Targetkan Perbaikan 1.800 Lintasan Kereta

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Anggie Ariesta , Jurnalis-Selasa, 28 April 2026 |17:56 WIB

Evaluasi Total Keamanan Transportasi Massal, BUMN Targetkan Perbaikan 1.800 Lintasan Kereta

Keamanan Kereta Api (Foto: Okezone)

JAKARTA – Pemerintah merespons soal insiden kecelakaan KRL dan  KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi yang terjadi dengan menyiapkan agenda pertimbangan menyeluruh terhadap sistem keamanan transportasi massal di Indonesia.

Menurut Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN, Dony Oskaria pembenahan aspek keselamatan perkeretaapian telah menjadi prioritas utama pemerintah tahun ini.

Dony menjelaskan bahwa program penguatan prasarana, termasuk perbaikan ribuan lintasan, merupakan petunjuk langsung dari Presiden guna mencegah terjadinya kejadian serupa di masa depan.

“Pertama-tama kami turut bersungkawa cita dan prihatin atas kecelakaan nan terjadi. Ini sebetulnya sudah masuk dalam program kerja tahun ini, sebagaimana pengarahan Prabowo Subianto, di mana sekitar 1.800 lintasan kereta wajib diperbaiki dan dilengkapi dengan pintu pengaman,” ujar Dony ke awak media di Kemenko Perekonomian, Selasa (28/4/2026).

Evaluasi sistem keamanan ini tidak hanya menyasar aspek teknis di lapangan, tetapi juga merambah ke sisi manajemen operasional. Dony memastikan bahwa pihak BUMN bakal bersinergi dengan pemerintah dalam perihal pendanaan, di mana penguatan prasarana didukung oleh Kementerian Perhubungan dan internal BUMN.

“Dengan kejadian ini, kita bakal melakukan pertimbangan menyeluruh terhadap keamanan transportasi massal. Presiden juga telah menyampaikan bakal ada tambahan support untuk memperkuat sistem keselamatan,” kata Dony.

Terkait penyebab pasti kecelakaan, pemerintah tetap menunggu hasil kerja dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com