
Gunung Dukono Erupsi (foto: PVMBG)
HALMAHERA UTARA - Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, meletus pada Jumat (8/5/2026) pagi dengan kolom abu mencapai 10 kilometer. Di tengah proses penanganan bencana, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap adanya dugaan kelalaian meski jalur pendakian sebelumnya telah ditutup.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan Kementerian Pariwisata sebelumnya telah mengeluarkan surat penutupan area pendakian Gunung Dukono guna mengantisipasi akibat keselamatan visitor maupun masyarakat sekitar.
“Dari hasil obrolan sementara antarinstansi, terdapat dugaan adanya kelalaian dari pegiat wisata alias pihak nan tetap melakukan aktivitas pendakian meskipun telah terdapat pemberitahuan penutupan area wisata pendakian Gunung Dukono,” kata Abdul Muhari, Jumat (8/5/2026).
Ia menyebut pemerintah tetap terus melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh.
Selain itu, pemantauan aktivitas Gunung Dukono bakal terus dilakukan secara berkala. Evaluasi tingkat aktivitas gunung juga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan kondisi vulkanik di lapangan.
“BNPB mengimbau masyarakat, wisatawan, dan pendaki untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi pengarahan resmi dari pemerintah wilayah dan petugas PVMBG,” ujarnya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·