Duduk Perkara Heboh Wanita Ditampar Wanita Penumpang Jaklingko

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Jakarta -

Seorang wanita tak terima lantaran tiba-tiba ditampar saat naik pikulan perkotaan (angkot) Jaklingko oleh wanita lainnya. Peristiwa itu membikin gempar seisi mobil angkot dan penduduk sekitar.

Korban berjulukan Berliana (27) mengeluarkan handphone (HP) sembari mempertanyakan maksud pelaku menampar dan menendang dirinya. Wanita berbaju ungu sempat menepis segala tuduhan korban.

Video tersebut lampau viral di media sosial (medsos). Korban sempat bertanya kepada penumpang lain soal dirinya nan dituduh memicu keributan di angkot Jaklingko 49 rute Lebak Bulus-Cipulir, Jakarta Selatan (Jaksel) tersebut.

Keributan bersambung dengan adu argumen di antara korban dan pelaku terduga pelaku kekerasan. Sopir Jaklingko sempat meminta keduanya turun ketika keributan itu tidak mereda.

Dalam video, ibu-ibu nan juga penumpang Jaklingko sepakat menyatakan bahwa Berliana tiba-tiba menjadi sasaran kekerasan wanita berbaju dan bercelana ungu. Korban melaporkan kasus dugaan penganiayaan nan terjadi pada Kamis (21/5) sekitar pukul 10.20 WIB di sekitar kolong Tol Ulujami itu ke Polsek Pesanggrahan.

Setelah membikin laporan polisi (LP), korban menjalani visum atas kekerasan nan dialaminya. Korban mengalami luka memar di bagian wajah dan kedua tangannya.

"Siap sudah monitor kejadian kemarin. Pelapor juga sudah buat LP, sudah visum," kata Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam, Sabtu (23/5/2026).

Seorang wanita tiba-tiba ditampar saat naik angkot Jaklingko oleh wanita lainnya di Jaksel. Peristiwa itu membikin gempar seisi mobil angkot dan penduduk sekitar. (dok Polsek Pesanggrahan)Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam memaparkan kasus kekerasan di angkot Jaklingko (dok Polsek Pesanggrahan)

Anggota Polsek Pesanggrahan juga sudah mencari pihak family terduga pelaku. Polisi pun telah menemukan dan mengamankan pelaku.

"Sekarang kita sedang periksa saksi-saksi dan juga diduga pelaku," ucapnya.

Pelaku Diamankan, Punya Riwayat ODGJ

Wanita berbaju ungu nan diketahui berinisal NS (30) tersebut itu akhirnya diamankan polisi. NS punya riwayat sebagai orang dengan gangguan psikologis (ODGJ) dan baru keluar dari rumah sakit jiwa (RSJ).

"Terduga pelaku sendiri sudah kami amankan, terduga pelaku sendiri berinisial NS, usia 30 tahun. Untuk saat ini memang, belum genap kurang lebih 1 tahun, nan berkepentingan memang baru saja keluar dari RSJ, lantaran ada pengalami gangguan mental alias kejiwaan," kata Kompol Seala.

Polisi tetap menunggu hasil uji klinis terhadap pelaku dari Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta dan pihak RS. Ia mengatakan pelaku bakal diproses sesuai ketentuan nan bertindak saat hasil uji klinis itu keluar.

"Dinsos juga kelak nan bakal bekerja sama dengan pihak dari rumah sakit jiwa untuk melakukan uji klinis terhadap pelaku. Nanti hasilnya seperti apa, pasti, kasus ini bakal kita tangani sesuai dengan patokan alias prosedur pelaku," ujarnya.

Seorang wanita tiba-tiba ditampar saat naik angkot Jaklingko oleh wanita lainnya di Jaksel. Peristiwa itu membikin gempar seisi mobil angkot dan penduduk sekitar. (dok Istimewa/repro)NS bakal didampingi dinsos untuk dibawa ke RSJ sembari menunggu keluarnya hasil uji klinis. Proses norma bakal dilakukan setelah ada hasil uji klinis. (dok Istimewa/repro)

Pelaku Dibawa Dinsos ke RSJ

Seala mengatakan pelaku bakal didampingi dinsos untuk dibawa ke RSJ sembari menunggu keluarnya hasil uji klinis. Proses norma bakal dilakukan setelah ada hasil uji klinis.

"Untuk kasus hukumnya sesuai patokan nan bertindak sembari seperti nan disampaikan oleh dinsos. Dinsos melakukan pendampingan ke rumah sakit jiwa nan sesuai dengan rujukannya, juga rekam medisnya, dan kelak menunggu uji klinis," kata Seala.

"Nanti hasil uji klinisnya seperti apa, baru kita bisa menjelaskan. Tapi nan pasti, selama belum ada hasil dari uji klinis, kami tetap menjalankan sesuai dengan patokan prosedur norma nan berlaku," tambahnya.

Ortu Minta Maaf, Buka Riwayat Medis

Ayah pelaku, Suhairi mengatakan NS mulai mengalami gangguan jiwa setelah menikah. Ia mengatakan saat ini NS sudah mempunyai anak berumur 7 tahun.

"Tadinya depresi itu setelah dia berkeluarga. Sebelum dia berfamili nggak begini," ujar Suhairi.

Suhairi mengatakan NS tinggal berbareng suaminya setelah menikah. Ia meminta maaf atas perbuatan NS.

"Saya secara pribadi, saya minta maaf sedalam-dalamnya andaikan anak saya telah menyusahkan orang lain, saya juga sebagai orang tua sedih kiranya, saya minta maaf, andaikan anak saya itu memang kondisi dan situasinya, fisiknya memang agak kurang. Secara pribadi, saya orang tua sudah susah bilanginnya. Saya minta maaf," ujarnya.

Seorang wanita tiba-tiba ditampar saat naik angkot Jaklingko oleh wanita lainnya di Jaksel. Peristiwa itu membikin gempar seisi mobil angkot dan penduduk sekitar. (dok Polsek Pesanggrahan)Suhairi meminta maaf atas perbuatan putrinya. Dia juga mengungkap riwayat medis NS (dok Polsek Pesanggrahan)

Korban Ceritakan Kronologi

Berliana (27) mengaku ditampar hingga ditendang oleh pelaku. Berliana menceritakan, NS nan duduk di dekat jendela belakang barisan pengemudi awalnya bersikap seperti penumpang biasanya.

"Awalnya itu dia naik dari Bintaro, lampau masuk, duduk di barisan belakang supir, dia paling pojok, itu kan bentukannya mobilnya itu mobil Grand Max nan slide. Terus dia biasa seperti penumpang biasa, dia minta tolong untuk di-tap kartunya," kata Berliana.

Berliana mengatakan NS lampau membentak penumpang lainnya sehingga membikin semua penumpang menengok ke arah NS. Korban menjelaskan kepada NS bahwa perangkat tap kartu di Jaklingko tersebut sedang gangguan.

"Terus duduk seperti biasa, terus tidak lama dia naik, tiba-tiba dia membentak ibu-ibu kayak 'mau di-tap-in nggak kartunya?' jika ditanya apa, jawab apa. Kita semua nengok lantaran dia ngebentak kan, terus saya jelasin, lantaran mesin tap itu lagi error," ujarnya.

"Jadi jika misalnya kita mau tap itu tuh, lampu hijaunya kudu mati, nah ini lampu hijaunya gak mati-mati gitu, terus dia kayak apa jawab apa, terus ya udah kelar gitu," imbuhnya.

Seorang wanita tiba-tiba ditampar saat naik angkot Jaklingko oleh wanita lainnya di Jaksel. Peristiwa itu membikin gempar seisi mobil angkot dan penduduk sekitar. (dok Polsek Pesanggrahan)Berliana mengaku ditampar hingga ditendang oleh pelaku. Dia mengalami sejumlah luka memar di bagian wajah dan tangan (dok Polsek Pesanggrahan)

Korban Ditambar dan Ditendang

Berliana mengatakan dia tiba-tiba ditampar oleh NS. Ia mengaku tak mengetahui apa nan menyebabkan NS melakukan perihal tersebut.

"Terus tidak lama itu, nan samping saya itu, samping kanan mau turun, lantaran mau turun lantaran selain lewat nan agak susah. Aku mau bantuin bukain, tapi saya lihat dulu bisa alias nggak, tahu-tahu dia udah turun gitu, udah turun, tiba-tiba di tampar aja sebelah kiri gitu. Terus saya kaget, kenapa ditampar gitu, terus dia kembali lagi ngomong kayak, 'lu ditanya apa jawab apa', gitu kan," ujarnya.

Berliana lampau merekam peristiwa tersebut dengan HP-nya. Ia mengaku ditampar 4 hingga 5 kali oleh NS.

"Terus lenyap itu ditabok lagi gitu, diulang lagi tabok, ditaboknya 4-5 kali, saya agak lupa, lantaran kejadiannya terlalu cepet juga sih," ujarnya.

Berliana mengaku tak hanya ditampar tapi juga ditendang oleh NS. Ia langsung membikin laporan polisi usai kejadian tersebut.

"Kan video pertama ada di video kan, nan pertama itu 25 detik, keberhenti itu gara-gara ditabok sama dia kan, itu ditampar lagi tuh, ditampar, terus ditendang, singet saya ya. Terus lenyap itu saya record lagi, nah di-record itu nan video kedua, nan 33 menit, itu dia mau nendang saya," ujarnya.

(jbr/ygs)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News