Driver Ojol Pelanggar Lalin di Bogor Bakal Disanksi, Bisa Kena Suspend

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta -

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berbareng perusahaan ojek online (ojol) menyepakati pemberian hukuman bagi pengemudi nan melawan arah dan melanggar patokan lampau lintas. Sanksi nan diberikan mulai dari suspend hingga pemutusan kemitraan.

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengatakan perusahaan ojol telah mempunyai sistem hukuman terhadap pengemudi nan melanggar kode etik. Dia mengataka laporan pelanggaran juga bisa disampaikan kepada perusahaan aplikator.

"Kita sepakati bahwa dalam internal aplikator ada pelanggaran kode etik nan bisa diberikan kepada mitra alias pengemudi. Laporan itu mereka (perusahaan ojol) buka selama ini," kata Jenal Mutaqin, Senin (7/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu disampaikan Jenal usai rapat koordinasi berbareng perwakilan perusahaan ojol, kepolisian, dan sejumlah driver ojol di Balai Kota Bogor. Jenal mengatakan hukuman diberikan secara berjenjang sesuai jenis dan tingkat pelanggaran nan dilakukan pengemudi.

"Pelanggaran berjenjang, dari mulai ringan, sedang, dan berat. Sanksinya pun berjenjang dari peringatan, suspend bertahap, hingga pemutusan kemitraan," kata Jenal.

Rapat tersebut digelar untuk menindaklanjuti kejuaraan masyarakat mengenai pengemudi ojol nan melanggar patokan lampau lintas. Jenal mengatakan pelanggaran nan ditemukan di antaranya, melaju di pedestrian, melintasi jalur unik disabilitas, hingga melawan arah.

"Beberapa hari lampau saya juga lihat langsung, saya cek CCTV banyak pelanggaran, ada (ojol) nan naik ke pedestrian, melawan arah, jalur disabilitas dilintasi. Jadi sebenarnya bukan tidak ada pengawasan alias sanksi, ini sepertinya jika ditilang saja, mereka tidak jera," kata Jenal.

"Jadi ini upaya kita dalam perihal melindungi masyarakat di jalan, saat menggunakan transportasi umum, khususnya ojol. Jadi agar para pengemudi mengutamakan keselamatan, bukan kecepatan," imbuhnya.

(sol/amw)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News