Jakarta -
Pimpinan DPR RI menerima Forum Advokasi Guru Non-ASN Negeri Indonesia (FAGRI). Mereka mengadukan soal penuntasan status guru non-ASN khususnya di 2027.
Pertemuan itu dilakukan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026). Pimpinan DPR nan datang adalah Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Saan Mustopa, dan Sari Yuliati.
Ketua FAGRI Ahmad Farwiz Nasution menyebut telah berbincang banyak soal penuntasan status pembimbing non-ASN ini. Dia berambisi kepastian status mereka bakal segera terealisasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Telah banyak memberikan masukan serta diskusi. Sekiranya penuntasan honorer non-ASN pada tahun ini dapat dilaksanakan dengan baik," kata Ahmad usai pertemuan itu.
Sedangkan Wakil Ketua FAGRI Aminuddin menyebut pihaknya tetap menunggu kepastian status pembimbing non-ASN. Sebab hingga sekarang belum ada kepastian dari status mereka.
"Jadi kami tahun ini sebenarnya menanti-nanti berita kepastian pembimbing non-ASN. Karena sebelumnya di SE nomor 7 tahun 2026, nah kami diberi kepastian itu hanya sampai tanggal 31 Desember 2026," kata Aminuddin.
DPR Terima Perwakilan Guru Non-ASN Foto: Adrial/detikcom
Aminuddin menyebut beberapa waktu lampau konsentrasi perhatian hanya tertuju pada pada pembimbing PPPK paruh waktu dan penuh waktu. Untuk itu, pihaknya mau meminta kepastian pembimbing non-ASN di 2027.
"Nah makanya kami datang ke sini bermaksud untuk meminta kepastian tersebut, bakal seperti apa kelak kami di tahun 2027," ucapnya.
(ial/knv)
48 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·