Dinamika di Tapteng, Ketua Gerindra Sumut Dukung Stabilitas Pemerintahan

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta -

DPD Gerindra mendukung stabilitas jalannya pemerintahan di Tapanuli Tengah (Tapteng). DPD Gerindra membujuk semua pihak untuk berasosiasi untuk pemulihan pascabencana.

"Gerindra mendukung stabilitas jalannya pemerintahan di Tapteng. Gerindra membujuk semua pihak berasosiasi dan saling mendukung untuk pemulihan pasca musibah di Kabupaten Tapteng," kata Ketua DPD Gerindra Sumut, Ade Jona Prasetyo, dalam keterangannya, Selasa (8/9/2026).

Ade juga angkat bicara mengenai pernyataan DPC Gerindra dalam sikap berbareng 5 parpol mengenai wacana pemakzulan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu. Ade mengatakan pernyataan DPC Gerindra itu di luar koordinasi dengan DPD maupun DPP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya selaku Ketua DPD Partai Gerindra Sumut menyampaikan sikap DPC Gerindra Kab Tapteng itu diluar kordinasi dengan DPD maupun DPP.

DPC Gerindra Tarik Pernyataan

Seperti diketahui, lima partai politik melempar wacana pemakzulan Masinton Pasaribu atas tudingan penyerapan APBD tahun 2026 nan tetap rendah. Terbaru, DPC Gerindra menyatakan menarik pernyataan di dalam sikap berbareng 5 parpol tersebut.

Seperti dilansir detikSumut, mengenai pemakzulan itu diketahui dari video nan beredar di media sosial nan dilihat. Kelima partai politik itu adalah Gerindra, NasDem, Golkar, PKB, dan PAN.

"Kami duduk berbareng dalam rangka menyikapi hal-hal nan saat ini sedang berkembang di Kabupaten Tapanuli Tengah, khususnya tentang kepemimpinan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu nan kami anggap lalai dan lemah di dalam menjalankan roda pemerintahan," kata Ketua DPC Gerindra Tapteng Hazmi Arif Simatupang dalam video saat itu.

Hazmi menjelaskan jika penyerapan APBD Tapteng tahun 2026 tetap 30 persen per Agustus. Sehingga mereka menilai Masinton tidak ahli dalam pengelolaan anggaran.

"Untuk itu kami lima partai mau menyampaikan sikap bersama, pertama kami menyesalkan pengelolaan anggaran nan tidak ahli dan tidak mempunyai keahlian dalam mengelola anggaran APBD dan dalam perihal ini bisa diketahui dari info nan diperoleh bahwa penyerapan anggaran APBD Kabupaten Tapanuli Tengah tahun 2026 sampai bulan Agustus hanya mencapai 30 persen," ucapnya.

Kini, Hazmi menyatakan menarik pernyataannya tersebut. Dia mengatakan DPC Partai Gerindra sudah tidak terlibat lagi dalam pernyataan sikap berbareng tersebut.

"Saya Hazmi Arif Simatupang Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Tapanuli Tengah dengan ini menyatakan menarik pernyataan nan telah kami sampaikan di dalam sikap berbareng 5 partai politik, Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Gerindra, Partai PKB dan Partai PAN nan disampaikan beberapa waktu nan lalu," katanya dalam video nan diterima detikcom.

"Dan untuk selanjutnya DPC Partai Gerindra tidak lagi terlibat di dalam sikap berbareng tersebut," imbuhnya.

Masinton Merespons Wacana Pemakzulan

Masinton sudah merespons perihal wacana pemakzulan ini. Masinton meminta agar semua pihak menghentikan tarik-menarik politik dan konsentrasi pemulihan-pembangunan Tapteng.

"Mengajak seluruh komponen politik, lembaga pemerintahan, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh masyarakat untuk bersama-sama menghentikan tarik-menarik kepentingan politik dan mengarahkan seluruh daya pada pemulihan musibah dan pembangunan daerah," kata Masinton Pasaribu dalam keterangannya.

(whn/gbr)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News