Arief Setyadi
, Jurnalis-Minggu, 21 Juni 2026 |00:10 WIB

Perdamaian AS dan Iran (Foto: Ilustrasi)
TEHERAN - Delegasi Iran bakal berangkat ke Swiss untuk menuntut agar Amerika Serikat (AS) memenuhi komitmennya berasas perjanjian sementara tersebut. Negosiasi ini memungkinkan perang bakal berakhir.
“Di Swiss, kami bermaksud untuk mendesak pemenuhan komitmen pihak lain dan menjelaskan gimana mereka berencana untuk bertindak atas tanggungjawab mereka,” kata ahli bicara Kementerian Luar Negeri Iran, menurut instansi buletin Fars melansir Aljazeera, Sabtu (20/6/2026).
Jika AS menolak untuk melaksanakan komitmennya, Iran bakal merespons dengan langkah-langkah nan diperlukan, tambah ahli bicara tersebut.
Sementara Wakil Presiden AS James David Vance mengungkapkan, pembicaraan untuk mengakhiri perang di Iran dimungkinkan pada Minggu 21 Juni 2026. Adapun utusan unik AS Steve Witkoff dan Jared Kushner, menantu Presiden AS Donald Trump, berada di Swiss untuk melakukan negosiasi.
AS percaya dapat mempertahankan gencatan senjata di Iran termasuk mengenai Selat Hormuz.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·