Setiap wanita mempunyai perjalanan nan berbeda dalam membangun family dan mempunyai anak. Ada nan mulai mempunyai anak di usia muda, sementara lainnya memilih menunggu hingga usia nan lebih matang. Namun, jika memandang gambaran secara nasional, info terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan adanya pola usia tertentu ketika nomor kelahiran wanita di Indonesia berada pada titik tertingginya.
Berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025, puncak fertilitas wanita di Indonesia berada pada golongan usia 25–29 tahun. Pada golongan usia ini, Angka Kelahiran Menurut Kelompok Umur alias Age Specific Fertility Rate (ASFR) tercatat sebesar 124,95 kelahiran per 1.000 perempuan.
Apa Itu Angka Kelahiran Menurut Kelompok Umur?
ASFR memberikan gambaran mengenai jumlah kelahiran hidup per 1.000 wanita pada golongan umur tertentu. Hasil SUPAS 2025 menunjukkan bahwa tingkat fertilitas wanita di Indonesia bervariasi menurut golongan umur.
Polanya meningkat sejak usia remaja, lampau mencapai puncak pada golongan umur 25–29 tahun. Setelah itu, nomor kelahiran kembali menurun pada golongan umur nan lebih tua.
Setelah golongan usia 25–29 tahun, nomor kelahiran nan relatif tinggi juga terlihat pada wanita usia 30–34 tahun, ialah sebesar 105,31 kelahiran per 1.000 perempuan. Sementara pada golongan usia 20–24 tahun, angkanya tercatat sebesar 86,27 kelahiran per 1.000 perempuan.
Dengan demikian, secara umum, sebagian besar kelahiran di Indonesia terjadi pada wanita usia 25–34 tahun.
Angka Kelahiran Menurun pada Kelompok Usia nan Lebih Tua
Memasuki golongan usia 35–39 tahun, ASFR tercatat menurun menjadi 66,52 kelahiran per 1.000 perempuan. Angkanya kemudian semakin rendah pada golongan usia 40–44 tahun, ialah 23,58 kelahiran per 1.000 perempuan.
Sementara itu, pada golongan usia 45–49 tahun, nomor kelahiran tercatat sebesar 2,64 per 1.000 perempuan. Di sisi lain, golongan usia 15–19 tahun mencatat ASFR sebesar 16,99 kelahiran per 1.000 perempuan. Angka ini menunjukkan bahwa kelahiran pada usia remaja relatif lebih rendah dibandingkan dengan golongan umur dewasa.
Jadi secara keseluruhan, hasil SUPAS 2025 menunjukkan bahwa fertilitas wanita di Indonesia membentuk pola nan meningkat sejak usia remaja, mencapai puncak pada usia 25–29 tahun, lampau kembali menurun seiring bertambahnya usia.
Data tersebut juga memperlihatkan bahwa sebagian besar kelahiran di Indonesia terjadi pada wanita usia 25–34 tahun, dengan nomor tertinggi berada pada golongan usia 25–29 tahun, Moms.
19 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·