Feby Novalius
, Jurnalis-Sabtu, 22 Agustus 2026 |17:29 WIB

PLTU (Foto: Okezone)
JAKARTA - PLTU Suralaya di Banten dinilai menjadi penyebab utama polusi udara di Jakarta. Hanya saja akibat tersebut kudu dibuktikan secara kajian alamiah.
Menurut Pengamat Kebijakan Energi Sofyano Zakaria, konklusi tersebut perlu didukung info dan kajian nan dapat menjelaskan hubungan antara emisi dari PLTU Suralaya dengan kualitas udara di Jakarta.
“Kalau betul emisi PLTU Suralaya terbawa hingga Jakarta dan menjadi penyebab signifikan polusi, kudu bisa dibuktikan secara ilmiah melalui info emisi, arah dan kecepatan angin, pemodelan dispersi, serta pengukuran konsentrasi polutan di Jakarta,” ujarnya, Sabtu (22/8/2026).
Ia mengatakan, kajian mengenai akibat PLTU Suralaya juga perlu memandang kondisi wilayah nan berada lebih dekat dengan sumber emisi, termasuk Banten. Menurut dia, jejak pergerakan polutan dari sumber emisi hingga wilayah terdampak kudu dijelaskan secara transparan.
“Jangan sampai Jakarta dituding terdampak, tetapi sistem dan jejak pencemarannya di wilayah nan lebih dekat dengan sumber emisi tidak dijelaskan secara transparan,” katanya.
Sofyano juga meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyampaikan info pendukung andaikan menyatakan PLTU Suralaya berkontribusi terhadap polusi udara di Ibu Kota.
15 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·