Jakarta, CNN Indonesia --
Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin resmi melantik 15 Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) hingga Pejabat Eselon II di Lingkungan Kejaksaan Agung (Kejagung), pada Selasa (11/8).
Pelantikan digelar di Gedung Utama Kejaksaan Agung dan dihadiri seluruh pejabat beserta Komisi Kejaksaan. Dalam arahannya, Jaksa Agung menegaskan kedudukan tersebut merupakan amanah serta kepercayaan nan kudu dijaga.
"Jabatan bukan sekadar kedudukan, kehormatan, maupun kekuasaan, melainkan amanah dan bentuk kepercayaan ketua nan kudu dijaga serta dipertanggungjawabkan dengan integritas, profesionalitas, dan loyalitas," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengingatkan kepada para pejabat nan baru dilantik jika saat ini kejaksaan tengah menghadapi ujian dan sorotan publik. Karenanya, dia meminta agar dapat bekerja dengan baik untuk memperbaiki gambaran dan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap institusi.
Burhanuddin juga mengingatkan untuk para pejabat memberi perhatian terhadap perkara nan berangkaian langsung dengan kepentingan masyarakat serta perkara nan berakibat terhadap finansial dan perekonomian negara.
Ia menekankan agar penanganan perkara korupsi tidak hanya terpusat di Kejaksaan Agung. Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri diminta berani menangani perkara korupsi strategis di wilayah masing-masing secara ahli dan bertanggung jawab.
"Penegakan norma di wilayah diserukan untuk dilaksanakan secara senyap, tenang, terukur, dan tanpa menimbulkan kegaduhan nan kontraproduktif, karena para Kajati merupakan gambaran dan representasi lembaga Kejaksaan di daerah," tuturnya.
Berikut daftar 15 Kepala Kejaksaan Tinggi nan dilantik:
1. Hendrizal Husin sebagi Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah.
2. Muhammad Syarifuddin sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.
3. Sutikno sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta.
4. Nurcahyo Jungkung Madyo sebagi Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.
5. I Putu Gede Astawa sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat.
6. Dr. Chatarina Muliana sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur.
7. Herry Hermanus Horo sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Banten.
8. Roberthus Melchisedek Tacoy sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara.
9. Transiswara Adhi sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau.
10. RD Teguh Darmawan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.
11. Sri Kuncoro sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi D.I. Yogyakarta.
12. Sukarman Sumarinton sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.
13. Anton Delianto sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu.
14. Dr. Taufan Zakaria sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung.
15. Teuku Rahmatsyah sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh.
Selain Kajati, Jaksa Agung juga melantik sejumlah Pejabat Eselon II, termasuk Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus nan dijabat oleh Saiful Bahri Siregar.
Kemudian ada Erich Folanda sebagai Direktur Pengendalian Operasi pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus hingga Supardi sebagai Sekretaris Badan Pemulihan Aset.
(ugo/tfq/ugo)
[Gambas:Video CNN]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·