Jakarta -
KRL anjlok di Stasiun Jakarta Kota hingga memicu keterlambatan 21 perjalanan kereta tadi pagi. Salah seorang penumpang nan terdampak, Christin, mengaku kena denda gara-gara telat sampai di kantor.
"Minta surat saya, kurang lebih telat 30 menit," kata Christin saat dihubungi, Jumat (4/9/2026).
Christin mengatakan kantornya tak memberi toleransi untuk keterlambatan. Dia mengatakan ada hukuman bagi setiap pegawai nan terlambat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya minta lantaran instansi saya tidak mentolerir keterlambatan. Satu menit telat saja, sudah kena potongan Rp 25 ribu," ujarnya.
Surat keterangan keterlabatan dari KAI, Jumat (4/9/2026). Foto: Dok istimewa/ Christin
Christin mengatakan dirinya sebagai anak kereta alias anker rutin naik KRL ke instansi nan berada di Pasar Baru, Jakarta Pusat. Dia mengatakan kejadian KRL ambruk hari ini membikin dirinya terpaksa turun di Stasiun Manggarai.
"Padat sekali (Manggarai), buat mau turun pindah peron kan kudu turun ke bawah. Itu nunggu 10 menitan lebih lantaran orangnya banyak banget. Kurang lebih 30 menitan terhenti di Stasiun Manggarai. Ada dua kereta nan diberhentikan di Stasiun Manggarai, 12 gerbong dan 8 gerbong," kata dia.
Christin berambisi ada pertimbangan dari KAI agar peristiwa serupa tak terulang. Dia mengatakan gangguan perjalanan dapat menyebabkan kerugian.
"Lebih diperhatikan kondisi kendaraannya lantaran ini kan nan terjadi kereta INKA, which is kereta baru. Entah jalanannya alias keretanya nan diperiksa, jika ada nan sudah nggak bagus," ujar dia.
"Banyak banget nan rugi kayak gini, untuk jalur red line nyaris sering delay seperti ini, waktu itu ada nan tertemper, lampau tawuran antarwarga pada sore hari nan menyebabkan jam pulang kerja jadi sangat malam," imbuhnya.
Untuk diketahui, KRL di Stasiun Jakarta Kota ambruk hingga memicu gangguan perjalanan pagi ini. Para penumpang dievakuasi.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menyampaikan KRL No 1203 ambruk saat bakal masuk jalur 9 Stasiun Jakarta Kota. Leza mengatakan para penumpang dalam kondisi aman. KAI Commuter juga meminta maaf atas peristiwa itu.
"Seluruh pengguna nan ada di dalam Commuter line tersebut sudah dievakuasi dan semua dalam kondisi aman," kata Leza dalam keterangannya, Jumat (4/9).
(dwr/haf)
4 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·