
Ilustrasi heatstroke. (Foto: dok Magnific/jcomp)
JAKARTA - Cuaca panas ekstrem bisa meningkatkan akibat heatstroke alias serangan panas, terutama pada anak-anak dan lansia. Wakil Menteri Kesehatan Dante Harbuwono menjelaskan heatstroke dimulai dari indikasi awal misalnya sakit kepala, menjadi lemas, jika heatstroke lebih parah bisa timbul kejang-kejang, apalagi bisa mengalami penurunan kesadaran. So, jangan anggap remeh cuaca panas ya!
Menurut dr. Junya Shimazaki, pengajar Kedokteran Gawat Darurat di Kansai Medical University, ada beberapa langkah krusial nan bisa dilakukan untuk mencegah akibat jelek gelombang panas.
Melansir The Standard, kuncinya bukan hanya minum air nan cukup, tetapi juga menjaga keseimbangan elektrolit, memahami perbedaan suhu di dalam dan luar ruangan, serta membiasakan tubuh beradaptasi dengan cuaca panas.
Tips Cegah Heatstroke
Ini beberapa tips pandai agar terhindar dari heatstroke menurut dr. Shimazaki.
1. Saat di luar ruangan, hindari sinar mentari langsung
Risiko terbesar saat berada di luar adalah paparan sinar mentari secara langsung. Karena itu, sebaiknya pakai topi, gunakan busana nan lenggang dan mudah menyerap keringat, pilih tempat nan teduh, dan gunakan payung. Pakaian berwarna terang, seperti putih, lebih baik dalam memantulkan panas dibandingkan warna gelap seperti hitam.
2. Di dalam rumah juga bisa berbahaya
Banyak orang mengira berada di dalam rumah selalu kondusif dari panas. Padahal, suhu di dalam ruangan bisa berbeda-beda. Area dekat jendela nan terkena sinar mentari langsung bisa menjadi titik paling panas. Karena itu, gunakan gorden alias gorden nan bisa menghalangi sinar matahari.
Bagaimana dengan membuka jendela?
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·