Jakarta, CNBC Indonesia - Chief Technology Officer (CTO) Danantara Indonesia, Sigit Puji Santosa buka-bukaan mengenai tantangan utama rantai pasok komoditas di Indonesia. Terdapat setidaknya empat rumor dalam tantangan tersebut.
Pertama, tantangan mengenai teknologi, di mana misalnya dalam perihal aktifitas ekstraksi mineral. " Dibagian perakitan kita bolong di tengah. Kenapa? di tengah kita ada hole tantangan teknologi, di mana kita hanya ambil mineral nan kemudian kita bawa sementara proses teknologinya kita tidak ada," terang Sigit dalam aktivitas Mindialogue 2026, Rabu (12/8/2026).
Kedua, perihal sumber daya manusia (SDM) nan mumpuni. Sigit menyatakan, bahwa SDM di Indonesia bukan tidak bisa hanya saja tidak pernah diberikan kesempatan nan terlatih di bagian backstream.
"Yang ketiga, ini masalah investasi. Sekarang kan ada Danantara, alhamdulillah investasi tidak ada masalah jadi kami dari hulu ke hilir. Siap tidak siap jadi tantangan investasi its not a problem anymore," ungkap Sigit.
Keempat, ialah mengenai offtaker, di mana Indonesia mempunyai pasar besar, namun terkadang tetap terpecah0-pecah.
"Walaupun ada BUMN ada nan flavornya impor-ekspor di bagian hulu dan hilir. Jadi Insha Allah kita bisa bangun industri walaupun mineral ada sisi hulu hilirnya," tegas Sigit.
(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·