Cara cepat Menghubungi Petugas Haji Indonesia Jika Terpisah dari Rombongan

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

JAKARTA - Terpisah dari rombongan saat menjalankan ibadah Haji bisa menjadi pengalaman nan menakutkan bagi jemaah. Luasnya Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, jutaan jemaah nan lampau lalang kerap membikin jemaah nan tersasar semakin kehilangan arah.

Jika perihal ini terjadi pada Anda, tidak perlu panik. Pasalnya, Pemerintah Indonesia telah menyiagakan ribuan petugas nan tersebar di titik-titik strategis untuk membantu jemaah kembali ke pemondokan dengan aman.

Berikut pedoman dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bagi jemaah haji nan terpisah dari rombongannya.

1. Manfaatkan Fitur Pelaporan di Aplikasi "Haji Pintar"

Pada musim haji 2026, sistem pelaporan digital telah diintegrasikan sepenuhnya ke dalam Super App Haji Pintar. Jika Anda membawa ponsel, segera buka aplikasi ini dan gunakan fitur pelaporan darurat. Fitur nan sebelumnya dikenal sebagai "Kawal Haji" sekarang telah dilebur ke dalam satu pintu utama ini. Dengan menekan tombol laporan, koordinat GPS Anda bakal terkirim secara real-time ke pusat komando Kementerian Haji dan Umrah RI. Petugas Satgas Perlindungan Jemaah (Linjam) nan berada di area terdekat bakal segera mendapatkan notifikasi untuk melakukan penjemputan.

2. Jadikan Smart Card (Kartu Nusuk) sebagai Senjata Utama

Setiap jemaah haji tahun 2026 dibekali dengan Smart Card (Kartu Nusuk) nan wajib dikalungkan setiap saat. Kartu ini bukan sekadar tanda pengenal, melainkan kunci akses info keberadaan Anda. Di dalam kartu tersebut terdapat QR Code terenkripsi nan berisi perincian hotel, nomor maktab, hingga kontak ketua rombongan. Jika tersesat dan tidak memegang ponsel, cukup tunjukkan kartu ini kepada petugas resmi. Petugas kementerian dibekali perangkat pemindai unik nan bakal langsung memunculkan rute kembali ke hotel Anda.

3. Mengenali Identitas Petugas Kementerian di Lapangan

Kementerian Haji dan Umrah RI menyiagakan ribuan petugas di titik-titik krusial seperti Terminal Bus Shalawat, jembatan penyeberangan, dan pintu-pintu utama masjid. Petugas resmi dapat dikenali dengan karakter khas:

  • Rompi Merah bertuliskan "Petugas Haji Indonesia" di bagian belakang.
  • Seragam Batik Resmi Kementerian Haji dan Umrah RI.
  • ID Card resmi nan diterbitkan pemerintah.

Jika Anda merasa tersesat, segeralah mendekati petugas dengan ciri-ciri tersebut. Jangan mencoba mengikuti rayuan orang asing nan tidak mempunyai atribut resmi kementerian.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com