Ilustrasi(Dok Istimewa)
MENTERI Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar alias dikenal dengan Cak Imin mengapresiasi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI atas perannya dalam mendukung pemerintah mengentaskan kemiskinan melalui beragam program pemberdayaan masyarakat.
Apresiasi tersebut disampaikan Muhaimin usai menghadiri peluncuran program Zmart Pesantren, Baznas Ultra Mikro Masjid (BUMi), dan Santripreneur di Pondok Pesantren Ihyaul Ulum Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
“Alhamdulillah, Baznas sudah menjadi pelaku dari pemberdayaan masyarakat. Baznas bukan hanya mengatasi kemiskinan secara karitatif, tetapi juga membangun dan menumbuhkembangkan ekosistem, itu luar biasa,” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Senin (10/8).
Menurut Muhaimin, upaya penguatan ekonomi umat melalui program pemberdayaan tersebut membikin Baznas menjadi salah satu kekuatan nan dapat mendukung pemerintah dalam menangani persoalan kemiskinan di Indonesia.
“Karena itu, kerjasama dengan Baznas sangat penting. Baznas kenapa dipercaya? Karena membangun ekosistem,” kata Muhaimin.
Muhaimin menjelaskan, penanganan kemiskinan mempunyai tingkatan mulai dari pemberian support dasar secara karitatif hingga pemberdayaan nan mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri. Pada tahap pemberdayaan inilah, menurutnya, Baznas menunjukkan peran pentingnya.
“Ada nan paling dasar, ialah karitatif, ada nan paling tinggi adalah pemberdayaan. Nah, di situlah apresiasi kepada Baznas nan juga telah terus tumbuh menjadi kekuatan mitra pemerintah,” ujarnya.
Muhaimin menilai, program pemberdayaan menjadi bagian krusial dalam memutus mata rantai kemiskinan. Dalam konteks tersebut, dia menyebut pesantren sebagai salah satu ekosistem nan potensial untuk mendukung pengentasan kemiskinan.
“Pesantren itu menjadi pilihan dari upaya kita mengentaskan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat. Karena dari era ke era pesantren itu mempunyai ekosistem nan kuat, kokoh, dan kredibel," ujarnya.
Lebih lanjut, Muhaimin menegaskan pengentasan kemiskinan memerlukan kerjasama pemerintah dan beragam pihak, termasuk Baznas dengan pola kerja nan lebih adaptif. Langkah tersebut diperlukan agar pertumbuhan ekonomi dapat memberikan faedah nan lebih merata bagi masyarakat.
“Ini semua tidak lain lantaran kita mau melanjutkan orientasi baru Presiden agar kemajuan, pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati oleh (kalangan) atas tetapi dinikmati juga bareng bersama-sama. Semua hari ini tidak ada jalan lain selain merombak pola kerja lantaran tantangannya begitu kompleks,” ucap Muhaimin.
Sebelumnya, Baznas RI berbareng Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar menyalurkan support penguatan ekonomi umat melalui program Zmart Pesantren, Baznas Ultra Mikro Masjid (BUMi), dan Santripreneur di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Ketiga program tersebut diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat dari tingkat akar rumput, termasuk melalui pengembangan potensi ekonomi di lingkungan pesantren. (H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·