Anggie Ariesta
, Jurnalis-Senin, 10 Agustus 2026 |16:45 WIB

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada akhir perdagangan hari ini. (Foto: Okezone.com/Freepik)
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada akhir perdagangan hari ini. Rupiah menguat 142 poin alias sekitar 0,79 persen ke level Rp17.755 per dolar AS.
Analis pasar duit dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, mengatakan salah satu sentimen datang dari eksternal, ialah adanya angan bahwa Iran dan Oman bakal segera mencapai kesepakatan nan berujung pada pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur nan sebelumnya melayani pengangkutan seperlima pasokan minyak bumi sebelum perang pecah.
"Meskipun Iran pada hari Minggu menyatakan bahwa kesepakatan dengan Oman sudah berada di 'tahap akhir', negara itu menegaskan kembali bahwa jalur pelayaran tersebut baru bakal dibuka kembali setelah Washington memenuhi syarat-syarat lain, termasuk pemberian kompensasi dari AS kepada Iran atas serangan-serangan luas nan terjadi," tulis Ibrahim dalam risetnya, Senin (10/8/2026).
Iran dan AS tidak sedang melakukan perundingan, dan Teheran tidak bakal memulainya selama Washington melanggar kesepakatan sementara nan ditandatangani pada bulan Juni, ujar Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi pada hari Minggu. Dalam ancaman tambahan terhadap pasokan, sebuah akomodasi minyak milik Arab Saudi diserang pada akhir pekan lalu. Perusahaan ADNOC milik Uni Emirat Arab pada hari Jumat menyatakan bahwa 15 kapalnya telah diserang saat melintasi Selat Hormuz sejak awal konflik.
Kelompok Houthi nan berkawan dengan Iran mengaku telah menyerang kilang minyak Jazan milik Saudi Aramco pada hari Minggu. Serangan ini terjadi dua hari setelah Arab Saudi menandatangani pakta pertahanan dengan sekutu sesama negara Muslim Sunni, ialah Turki dan Pakistan, sebagai respons terhadap meningkatnya ketidakstabilan area akibat perang antara AS-Israel melawan Iran nan berpatokan Syiah.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·