PKB ajak Prabowo dan DPR merevisi 108 UU demi kedaulatan ekonomi.
, JAKARTA, – Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar alias nan berkawan disapa Cak Imin membujuk Presiden Prabowo Subianto dan partai politik di DPR RI untuk merevisi sekitar 108 undang-undang. Langkah ini disebut sebagai upaya strategis demi mewujudkan kedaulatan ekonomi nasional. Ajakan tersebut disampaikan Cak Imin usai menghadiri aktivitas Hari Lahir Ke-28 PKB nan juga dihadiri Presiden Prabowo di Jakarta, Kamis (23/7) malam. Ia menegaskan bahwa perubahan besar-besaran pada izin ini merupakan fondasi krusial bagi arah baru ekonomi nan digagas pemerintahan saat ini.
Wujudkan Prabowonomics
Menurut Cak Imin, revisi terhadap ratusan undang-undang tersebut sangat dibutuhkan untuk merealisasikan konsep ekonomi nan diusung Presiden Prabowo, nan oleh PKB disebut sebagai "Prabowonomics". Ia menilai kerangka norma nan ada saat ini perlu diselaraskan dengan visi besar pembangunan ekonomi nan berpihak pada rakyat.
"Perubahan undang-undang dan beragam regulasinya adalah langkah berikutnya dari komitmen Bapak Presiden dan komitmen PKB untuk terus mewujudkan negeri nan kaya ini dinikmati oleh rakyatnya sendiri," ujar Cak Imin dengan penuh keyakinan.
Daftar UU nan Disorot
Cak Imin merinci sejumlah undang-undang krusial nan menjadi prioritas untuk diubah. Beberapa di antaranya adalah Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, serta Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara. Kedua sektor ini dinilai vital dalam mengelola kekayaan alam untuk kemakmuran bangsa.
Selain itu, dia juga menyoroti perlunya revisi terhadap Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria. Cak Imin menekankan bahwa semua izin ini kudu diubah untuk menyesuaikan dengan kekuatan nan sedang dibangun agar Indonesia bisa berdiri di atas kaki sendiri.
"Semua kudu diubah, dan ini kami ajak semua pihak untuk berpikir itu agar menyesuaikan dengan kekuatan nan sedang kita bangun untuk berdiri di atas kaki sendiri," tegasnya.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·