Jakarta, CNBC Indonesia - Telkomsel kembali menggelar program CSR untuk pengembangan digital Indonesia melalui IndonesiaNEXT. Gelaran tahunan untuk mahasiswa ini telah digelar untuk ke 10 kalinya.
Kali ini, IndonesiaNEXT menghadirkan proses nan berbeda dari sebelumnya.
Tahun-tahun sebelumnya IndonesiaNEXT akan memberikan apresiasi sertifikasi untuk para peserta. Namun tahun ini, mereka juga memainkan sejumlah peran di digital ialah hacker, hipster, dan hustler.
Sebagai informasi, hacker nan mempunyai keahlian program dan coding. Peranan ini juga membantu mengembangkan platform sesuai kebutuhan konsumen.
Sementara hipster kebagian mengurusi kreasi dan hustler adalah bagian marketing dan upaya untuk menarik minat investor.
"Tapi gimana kita mencoba untuk mengiring teman-teman sesuai dengan role masing-masing. Maka sekarang kita ada hacker, hipster, dan hustler. Dan kita membagi grouping mereka tidak dalam satu tim dengan kampus nan sama. Harapannya mereka juga keluar dari area nyamanya, bisa berbaur dan mempunyai networking dengan kampus nan lain," kata GM Corporate Social Responsibility Telkomsel, Andry Priyo Santoso dalam Media Update & Interview Session IndonesiaNEXT Summit 2026, Jumat (4/9/2026).
Tahun ini, terdapat 8.900 peserta. Dari jumlah tersebut kemudian menjadi 24 orang.
Semua peserta nan tersisa bakal dibagi menjadi 8 kelompok. Tiga orang nan berada dalam golongan berasal dari kampus nan berbeda dan bakal mengambil satu peranan.
Di hadapan 24 orang, Andry juga berpesan para peserta bisa terus berkomunikasi dan berkembang dari buahpikiran nan sudah dilontarkan. Termasuk bisa mengembangkannya tidak hanya berbentuk ide, namun bisa diterapkan dalam kesehariaan.
"Kami berambisi syukur-syukur setelah ini kalian terus berkomunikasi untuk terus pengembangan dari ide.Tidak hanya ide, tapi gimana bisa diterapkan dalam keseharian," kata Andry.
Gelaran tahun ini mempunyai tema AI Driven Digital Talents. Salah satunya para peserta diberikan sejumlah katalog AI.
Saat masuk proses buahpikiran dapat mengembangkan sendiri termasuk AI apa nan cocok dengan buahpikiran tersebut. Para pembicara nan diundang untuk kelas-kelas dalam gelaran ini juga berangkaian dengan AI.
"Kalau AI (yang digunakan) memang banyak, tapi salah satu nan di top24 ini untuk hipster mereka dapat prompt engineering," jelas Andry.
Dia juga menjelaskan Telkomsel mempunyai komitmen untuk terus melahirkan talenta digital di tanah air. Hal ini untuk mendukung perkembangan teknologi dan program Indonesia Emas 2045.
"Kami berambisi program ini memberikan banyak sekali akibat dan kita bakal terus melakukan improvisasi dari program ini ke depannya nan jauh lebih baik," dia menuturkan.
Sebelumnya, program dimulai dengan roadshow menuju empat kampus ialah Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Binus University Bekasi, dan Universitas Brawijaya.
(arj/arj)
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·