Tangguh Yudha
, Jurnalis-Selasa, 10 Februari 2026 |09:40 WIB

Menko Pangan Zulhas (Foto: Okezone)
JAKARTA - Pemerintah menyepakati rencana ekspor Beras Haji ke Arab Saudi pada tahun 2026 ini. Kesepakatan tersebut diambil dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Bidang Pangan nan dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan alias berkawan disapa Zulhas.
Menko Zulhas menegaskan, ekspor beras ke Arab Saudi merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan jamaah haji Indonesia, sekaligus mencerminkan keberhasilan nasional dalam menjaga kesiapan pangan.
“Seiring dengan adanya program pemerintah dalam meningkatkan pelayanan jemaah haji, hari ini kita menyepakati berasnya dari kita. Jadi jemaah haji 2026 bisa mengonsumsi beras Indonesia,” ujar Menko Zulhas dikutip Selasa (10/2/2026).
Dalam Rakortas tersebut, Perum BULOG memaparkan kesiapan operasional penyelenggaraan ekspor, termasuk koordinasi teknis dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, serta mitra industri pengolahan dan logistik. Proses produksi beras premium untuk kebutuhan ekspor disebut telah berjalan.
Tahapan nan disiapkan meliputi pengetesan laboratorium, sertifikasi halal, penyiapan kemasan, hingga penjajakan kerja sama dengan mitra forwarder untuk pengiriman ke Jeddah, Arab Saudi.
Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan bahwa beras nan bakal diekspor menggunakan spesifikasi premium dengan standar mutu tinggi sesuai permintaan.
“Kami diminta menyiapkan beras premium dengan tingkat pecahan hanya 5 persen dan kadar air 14 persen, apalagi di bawah 14 persen,” ujarnya.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·