Jakarta -
Kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di area Gunung Bromo, Jawa Timur, belum juga padam. Kunjungan wisata pun ditutup sementara dan visitor bisa melakukan refund tiket hingga penjadwalan ulang kunjungan.
Dilansir detikJatim, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger telah menyiapkan skema pengaturan agenda ulang kunjungan hingga pengajuan refund tiket. Akses ini bisa dipilih calon visitor nan telah mendaftar alias membeli tiket pada 9 Agustus 2026 sampai dengan 11 Agustus 2026 alias sampai wisata Gunung Bromo dibuka kembali.
Wisatawan dibebaskan untuk mengatur ulang agenda kunjungan ke Gunung Bromo hingga 31 Desember 2026. Sementara untuk pengembalian biaya alias refund secara penuh bakal dikirim melalui rekening pemesan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyampaian keputusan bagi visitor antara mengatur ulang agenda kunjungan visitor dengan refund tiket Bromo ke TNBTS ini hanya diberi tenggat waktu maksimal hingga 31 Agustus 2026.
"Waktu pemrosesan refund 3 sampai 14 hari kerja, setelah info terverifikasi," tulis pengelola seperti diunggah di akun IG resminya @bbtnbromotenggersemeru dilihat detikJatim, Senin (10/8/2026).
Balai Besar TNBTS juga menjelaskan tutorial alias tata langkah proses agenda ulang alias refund tiket. Pertama visitor alias calon visitor mengakses akun IG resmi Balai Besar TNBTS ialah @bbtnbromotenggersemeru, untuk kemudian meneruskan langkah berikutnya dengan mengeklik https://bbtnbts.taplink.id.
Setelah dapat mengakses laman tersebut, visitor dapat memilih kolom reschedule alias refund tiket nan berada di paling ujung bawah.
Selanjutnya dalam blangko nan disediakan, visitor juga diminta melampirkan bukti pemesanan tiket sekaligus pembayaran. Setelah proses verifikasi dilakukan, visitor bakal mendapatkan pemberitahuan melalui aplikasi pesan WA (WA) alias email.
Baca selengkapnya di sini.
(lir/idh)
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·