Ilustrasi(Dok BPBD Sidoarjo)
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo memastikan kondisi tanggul penahan lumpur Lapindo, khususnya di titik Siring, Porong, saat ini dalam status aman. Kendati demikian, otoritas penanggulangan musibah tetap mewaspadai potensi ancaman overtopping alias meluapnya air kolam penampungan jika sewaktu-waktu terjadi cuaca ekstrem hujan deras.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Sidoarjo Sabino Mariano, Jumat (12/6). Sehari sebelumnya, tim BPBD Sidoarjo juga melakukan tinjauan langsung ke letak tanggul Siring pada Kamis sore (11/6).
"Kalau saat ini kita memandang kondisinya memang tetap aman, tanggul itu tetap aman. Namun demikian, ketika terjadi cuaca ekstrem alias hujan deras, maka itu bakal menjadi potensi ancaman lantaran kolam penampungan dikhawatirkan mengalami overtopping (meluapnya air genangan)," ujar Sabino.
Guna mengantisipasi skenario terburuk, BPBD Sidoarjo telah berkomunikasi intensif dengan Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS). Sabino meminta pihak PPLS untuk segera melakukan pendalaman mitigasi musibah serta percepatan penebalan bentuk pada titik-titik tanggul nan dinilai berkategori kritis.
Langkah preventif ini dinilai sangat krusial demi menjamin rasa kondusif bagi masyarakat nan tinggal di sekitar area terdampak. Sabino mengingatkan, jebolnya tanggul di area Siring maupun Gempolsari tidak hanya menakut-nakuti pemukiman warga, tetapi juga berpotensi melumpuhkan urat nadi transportasi pada jalur jalan nasional.
"Kalau misalnya tanggul di Siring maupun di Gempolsari itu sampai meluap (overtopping) dan jebol, itu bakal menjadi ancaman serius bagi jalan nasional maupun pemukiman di area terdampak, seperti di Kalitengah, Gempolsari, dan sekitarnya," kata Sabino.
Berdasarkan pemantauan di lapangan, pihak PPLS saat ini terpantau terus melakukan aktivitas penguatan tanggul. Sabino juga mengonfirmasi bahwa skema pengendalian volume lumpur dengan langkah dialirkan ke Sungai Porong hingga saat ini tetap melangkah aktif dan konsisten.
Faktor musim tandus nan tengah berjalan saat ini diakui cukup membantu menjaga stabilitas volume air di dalam kolam penampungan tetap berada dalam pemisah aman. Walau begitu, BPBD meminta masyarakat tidak lengah dan memercayakan mitigasi jangka panjang kepada PPLS nan dinilai telah berilmu belasan tahun dalam mengendalikan luapan lumpur.
"Kami percaya PPLS punya pengalaman nan sudah sekian puluh tahun untuk melakukan tugas dan kewenangannya dalam rangka pengendalian air dan lumpur di area kolam penampungan ini," kata Sabino.(H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·