BNPB: Tsunami Tiba di 3 Wilayah, Warga Pesisir Diminta Tetap di Titik Aman

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Direktorat Koordinasi Pengendalian Operasi (Dit. Koordalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis pemutakhiran info terkini hingga pukul 08.22 WIB pascagempa utama Magnitudo 7,7 nan mengguncang Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Hasil pertimbangan perangkat monitoring mencatat gelombang tsunami minor telah terdeteksi mendarat di tiga stasiun pemantau pantai.

Gelombang tsunami pertama tercatat di Loloda, Halmahera Barat pada pukul 07.20 WIB dengan ketinggian 0,09 meter. Kedatangan gelombang berikutnya terdeteksi di Ulusiau-Sitaro pada pukul 07.27 WIB setinggi 0,18 meter, serta di Melonguane, Kepulauan Talaud pada menit nan sama, pukul 07.27 WIB, dengan ketinggian mencapai 0,19 meter.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa aktivitas tektonik di sekitar struktur sesar utama saat ini terpantau tetap sangat aktif.

"Sensor BMKG mencatat adanya pelepasan daya berupa serangkaian gempabumi susulan (aftershocks) dengan magnitudo signifikan di atas 5,0," ucap Muhari dalam pesan singkatyang diterima Liputan6.com, Senin (8/6/2026). 

Rangkaian gempa susulan tersebut diawali pada pukul 07.11 WIB dengan kekuatan Mag 5,9 di 241 km Barat Laut Pulau Karatung, diikuti gempa Mag 5,7 pada pukul 07.18 WIB di posisi 211 km Barat Laut Pulau Karatung.

Eskalasi guncangan kembali meningkat pada pukul 07.55 WIB dengan magnitudo mencapai Mag 6,0 di 201 km Barat Laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, sebelum akhirnya tercatat aktivitas susulan berkekuatan Mag 5,2 pada pukul 08.10 WIB di letak 172 km Barat Laut Tahuna.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita