BMKG: Tsunami Mulai Terdeteksi di Siau, Melonguane, dan Maluku Utara

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi gelombang tsunami dengan ketinggian minor berkisar antara 9 hingga 18 centimeter sudah mulai tercatat di tiga letak pengamatan.

Gelombang ini tiba pascagempa tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 nan mengguncang wilayah Laut Sulawesi pada Senin pagi.

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, mengungkapkan bahwa tiga wilayah pesisir nan telah mendeteksi kehadiran gelombang tsunami tersebut adalah Ulu Siau (Sulawesi Utara), Melonguane (Sulawesi Utara), serta satu titik pantau di wilayah Maluku Utara.

Meskipun anomali gelombang nan tiba saat ini tetap tergolong kecil, BMKG meminta masyarakat di wilayah terdampak untuk tidak menurunkan kewaspadaan dan tetap mematuhi pengarahan pemindahan nan berlaku.

Berdasarkan perkiraan pemodelan tsunami nan dikeluarkan sebelumnya, potensi puncak ketinggian gelombang di beberapa wilayah pesisir diproyeksikan tetap dapat meningkat dan mencapai status Siaga hingga Awas.

Oleh lantaran itu, Nelly mengimbau seluruh komponen masyarakat dan pemerintah wilayah untuk terus memantau pemutakhiran info gelombang laut secara berkala melalui kanal resmi lembaga tersebut.

"Kami meminta seluruh masyarakat untuk terus memantau alias mengikuti info nan diberikan oleh BMKG lantaran menurut pemodelan, ada beberapa wilayah nan dari sisi pemodelan bakal siaga, tinggi tsunaminya berkisar antara Siaga dan juga Awas," ujar Nelly Florida Riama dalam konvensi pers nan digelar.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita