Binti Mufarida
, Jurnalis-Kamis, 02 April 2026 |11:19 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami 2 Menit Usai Gempa Besar M7,6 di Sulut (tangkapan layar/Okezone)
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bergerak sigap merespons gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,6 nan mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis (2/4/2026) pagi. BMKG tercatat mengeluarkan peringatan awal tsunami hanya dalam waktu 2 menit 45 detik setelah guncangan terjadi.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengungkapkan langkah ini sesuai standar operasional prosedur (SOP) untuk meminimalkan akibat akibat bencana. Berdasarkan hasil pemodelan, BMKG mengeluarkan total empat kali peringatan awal dengan pengelompokkan status nan berbeda di sejumlah wilayah.
Faisal menjelaskan, dari hasil pemodelan menunjukkan gempa bumi ini berpotensi tsunami dengan status nan pertama untuk Siaga dengan ketinggian tsunami 0,5 hingga 3 meter itu di Kota Ternate, Halmahera, Kota Tidore, Kota Bitung, Minahasa bagian selatan, Minahasa bagian selatan bagian selatan, Minahasa Utara bagian selatan.
Selanjutnya, kata Faisal, untuk status Waspada, ialah dengan ketinggian tsunami kurang dari separuh meter, di Kepulauan Sangihe, Minahasa Utara bagian utara, dan Bolaang Mongondow bagian selatan.
“Berdasarkan SOP nan berlaku, jika gempa bumi berpotensi tsunami, BMKG mengeluarkan peringatan awal satu hingga empat, ya. Ini perlu kami sampaikan urutan parameter gempa ialah lokasi, magnitudo, serta waktu nan telah dirilis pada pukul 05.50 WIB alias 2 menit 45 detik setelah gempa,” ujarnya.
Kemudian peringatan awal kedua, kata Faisal, berisi pembaruan parameter gempa, lokasi, magnitudo, hingga waktu nan dirilis 8 menit 7 detik setelah gempa. “Peringatan awal ketiga juga berisi pembaruan parameter dan hasil observasi tide gauge pada waktu tiba dan ketinggian tsunami, dirilis tiga kali, kira-kira pada 59 menit 38 detik setelah gempa, 1 jam 38 menit setelah gempa, hingga pada 3 jam 45 menit setelah gempa. Ini sesuai dengan SOP, ya,” tuturnya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·