BEI Bakal Tambah Informasi Investor Pemegang Saham di Atas 1 Persen

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Konferensi pers Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik di gedung BEI, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Foto: Muhammad Fhandra Hardiyon/kumparan

Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal memperluas info dalam publikasi kepemilikan saham untuk memberikan gambaran nan lebih komplit kepada publik, khususnya mengenai pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1 persen.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, sebelumnya publikasi kepemilikan saham hanya mencantumkan nama pemegang saham nan mempunyai kepemilikan di atas 1 persen. Namun, BEI sekarang telah menambahkan info mengenai jenis investor.

"Dan ke depan itu juga bakal terus kita kembangkan dengan menambahkan satu kolom lagi nan memberikan info apakah pemegang saham 1 persen ke atas ini adalah pihak nan terafiliasi alias tidak,” ujar Jeffrey saat konvensi pers RUPSLB BEI, secara daring, Rabu (12/8).

Menurut Jeffrey, penambahan info tersebut ditujukan untuk memudahkan masyarakat dalam memahami info kepemilikan saham nan dipublikasikan BEI.

Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Shutterstock

"Nah tentu ini bakal kita lakukan terus untuk memberikan kemudahan bagi publik untuk bisa menggunakan info nan kita publikasikan itu untuk keputusan investasinya,” kata Jeffrey.

Sebelumnya pada Maret lalu, BEI resmi membuka akses info kepemilikan saham emiten di atas 1 persen kepada publik.

Saat menjadi Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik mengatakan pembaruan ini bagian dari progres proposal nan sebelumnya disampaikan kepada penyedia indeks global, ialah MSCI dan FTSE.

"Disclosure atas pemegang saham di atas 1 persen, nan kedua adalah info jenis penanammodal nan lebih granular, ketiga adalah peraturan free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen, dan nan keempat adalah shareholders concentration list," ujar Jeffrey, di Kantor BEI, Jakarta, Selasa (3/3).

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan