Barak Militer Meledak, 2 Orang Tewas-14 Dilarikan ke Rumah Sakit

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Ledakan barak militer di Viacha, Bolivia, menewaskan sedikitnya 2 orang dan melukai puluhan lainnya. Sebanyak 14 dilarikan ke rumah sakit.

Seorang petugas polisi memegang pita pembatas setelah ledakan nan menyebabkan korban tewas dan luka-luka di Resimen Artileri Mekanis

Seorang petugas polisi memegang pita pembatas di letak ledakan nan menewaskan dan melukai sejumlah orang di Resimen Artileri Mekanis “Bolivar” di Viacha, Bolivia, Jumat (4/9/2026). Ledakan tersebut menewaskan sedikitnya dua orang dan melukai puluhan lainnya. Viacha berjarak sekitar 30 kilometer dari La Paz. (REUTERS/Claudia Morales)

Seorang wanita menangis sembari memanggil nama putranya di tengah kerumunan orang nan mencari kerabat mereka nan lenyap serta penduduk setempat nan menunggu saat personel militer membentuk barisan pengamanan, menyusul ledakan nan menewaskan dan melukai sejumlah orang di Resimen Artileri Mekanis

Menteri Pertahanan Bolivia Ernesto Justiniano mengatakan ledakan terjadi sekitar pukul 14.30 waktu setempat alias 18.30 GMT di area penyimpanan bahan piroteknik. Kementerian Pertahanan juga melaporkan 14 orang tetap dinyatakan hilang. (REUTERS/Claudia Morales)

Ledakan di sebuah unit militer di Viacha, Bolivia, pada 4 September 2026, dalam tangkapan layar nan diambil dari video media sosial ini.

Sebuah video nan beredar di media sosial memperlihatkan detik-detik ledakan terjadi di sebuah unit militer di Viacha, Bolivia, dengan kobaran api dan kepulan asap hitam membumbung ke langit. Menteri Pertahanan Bolivia Ernesto Justiniano mengatakan ledakan terjadi sekitar pukul 14.30 waktu setempat alias 18.30 GMT di area penyimpanan bahan piroteknik. Kementerian Pertahanan juga melaporkan 14 orang tetap dinyatakan hilang. (Red Siglo XXI/via REUTERS)

Seorang wanita menangis sembari memanggil nama putranya di tengah kerumunan orang nan mencari kerabat mereka nan lenyap serta penduduk setempat nan menunggu saat personel militer membentuk barisan pengamanan, menyusul ledakan nan menewaskan dan melukai sejumlah orang di Resimen Artileri Mekanis

Pihak berkuasa menyebut ledakan diduga berasal dari tempat penyimpanan kembang api milik Kementerian Pertahanan, meski penyebabnya tetap diselidiki. Kepala Dinas Kesehatan Viacha Rita Nebraska memperkirakan 10-15 orang tewas dan 62 lainnya terluka. Sebanyak 14 korban telah dievakuasi ke rumah sakit di La Paz, termasuk seorang anak dengan luka bakar tingkat tiga. (REUTERS/Claudia Morales)

Sebuah truk penjinak peledak meninggalkan letak sementara personel militer membentuk perimeter keamanan menyusul ledakan nan menewaskan dan melukai sejumlah orang di Resimen Artileri Mekanis

Sementara itu, kepolisian menyatakan lebih dari 50 orang terluka dalam ledakan tersebut. Dampaknya juga menyebabkan kerusakan pada puluhan rumah di sekitar lokasi, terutama akibat kaca jendela nan pecah lantaran gelombang ledakan. (REUTERS/Claudia Morales)

Sebuah mobil pemadam kebakaran meninggalkan letak sementara personel militer membentuk perimeter keamanan menyusul ledakan nan menewaskan dan melukai sejumlah orang di Resimen Artileri Mekanis

Ambulans, tim medis, dan personel kepolisian langsung dikerahkan ke kompleks militer untuk mengevakuasi korban sekaligus memeriksa tingkat kerusakan akibat ledakan. (REUTERS/Claudia Morales)

Warga mengawasi dari jarak kondusif setelah ledakan nan menyebabkan korban jiwa dan luka-luka di Resimen Artileri Mekanis

Petugas pemadam kebakaran memperingatkan tetap terdapat sumber panas di sekitar letak nan berpotensi memicu ledakan susulan. Warga pun diimbau menjauh setidaknya 150 meter dari kompleks militer hingga kondisi dinyatakan aman. (REUTERS/Claudia Morales)

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News