Feby Novalius
, Jurnalis-Selasa, 07 April 2026 |14:05 WIB

Badan Anggaran (Banggar) DPR RI meminta pemerintah membenahi penyaluran subsidi LPG 3 kilogram agar tepat sasaran. (Foto: Okezone.com/Pertamina)
JAKARTA – Badan Anggaran (Banggar) DPR RI meminta pemerintah membenahi penyaluran subsidi LPG 3 kilogram agar tepat sasaran. Langkah ini dinilai lebih krusial untuk menghadapi krisis daya dibandingkan mengurangi subsidi bahan bakar minyak (BBM).
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah menyatakan pihaknya tidak setuju jika subsidi BBM dikurangi. Ia menegaskan bahwa nan perlu diperbaiki adalah penyaluran subsidi LPG 3 kilogram agar lebih tepat sasaran.
“Kalau subsidi BBM dikurangi, kami tidak setuju. nan diperlukan justru subsidi LPG 3 kilogram kudu tepat sasaran (targeted),” kata Said di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/4/2026).
Said juga meminta pemerintah tidak hanya mengandalkan pendekatan berbasis info dalam penyaluran subsidi LPG. Menurutnya, perlu diterapkan sistem berlapis untuk memastikan keaslian penerima, misalnya melalui identifikasi biometrik.
“Caranya bukan sekadar pemerintah mempunyai info terpusat, tetapi juga perlu verifikasi berulang, misalnya dengan sidik jari alias pemindaian retina bagi masyarakat nan berkuasa menerima LPG 3 kilogram,” ujarnya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin finance lainnya
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·