Bandara Wunopito NTT Ditutup Imbas Abu Vulkanik Gunung Ile Lewotolok

Sedang Trending 3 jam yang lalu
Lewoleba -

Bandara Wunopito, Lewoleba, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditutup sementara. Bandara tersebut ditutup akibat hujan abu vulkanik Gunung Ile Lewotolo.

AirNav Indonesia menerbitkan NOTAM mengenai penutupan sementara Bandara Wunopito berasas NOTAM C1134/26 NOTAMR C1106/26.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bandara Wunopito (WATW) berstatus _CLOSED_ mulai pukul 07.01 WIB pada 8 September 2026 hingga perkiraan pukul 06.00 WIB pada 9 September 2026. Dalam NOTAM tersebut disebutkan penutupan dilakukan lantaran abu vulkanik Gunung Lewotolok," ujar EVP of Corporate Secretary Airnav, Hermana Soegijantoro dalam keterangannya, Selasa (8/9/2026).

Penutupan tersebut berjalan di tengah aktivitas vulkanik Gunung Ili Lewotolok nan tetap terjadi. Diketahui, pada 8 September 2026 pukul 06.35 WITA, gunung api tersebut kembali mengalami erupsi dengan kolom abu teramati mencapai sekitar 800 meter di atas puncak dan bergerak ke arah barat.

"Sebaran abu vulkanik menjadi perhatian dalam operasional penerbangan lantaran dapat memengaruhi keselamatan penerbangan andaikan berada di wilayah penerbangan. Oleh lantaran itu, kondisi sebaran abu dan perkembangan aktivitas vulkanik terus menjadi bagian dari pemantauan dalam publikasi info aeronautika," terang Hermana.

AirNav Indonesia terus melakukan pemantauan terhadap kondisi sebaran abu vulkanik Gunung Ili Lewotolok serta perkembangan kondisi di sekitar wilayah penerbangan. Pembaruan info aeronautika bakal dilakukan sesuai perkembangan kondisi dan hasil pertimbangan keselamatan penerbangan.

AirNav Indonesia juga berkoordinasi dengan pemangku kepentingan mengenai untuk memastikan info mengenai kondisi ruang udara dan operasional penerbangan terus diperbarui.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 11 desa di Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpapar hujan abu vulkanik Gunung Ile Lewotolok. Tanaman mulai terganggu dan penduduk mengalami gatal.

Hujan vulkanik terjadi pada Selasa (8/9/2026). Camat Ile Ape, Laurens Manu, memerinci desa-desa tersebut adalah Desa Napasabok, Desa Bunga Muda, Desa Lamawara, Desa Amakaka, Desa Tanjung Batu, Desa Waowala, Desa Beutaran, Desa Tagawiti, Desa Dulitukan, Desa Palilolon, dan Desa Kolipadan.

(isa/imk)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News