Jakarta - Pemerintah Provinsi Banten berencana menerapkan kurikulum Cambridge di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS). Sekolah tersebut nantinya bakal dijadikan prototipe sekolah unggulan di Provinsi Banten.
Gubernur Banten Andra Soni didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Jamaluddin berjumpa dengan pihak Cambridge di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa (12/5/2026). Dalam pertemuan itu, Pemprov Banten membahas kesempatan kerja sama penerapan kurikulum internasional Cambridge di sekolah unggulan milik pemerintah daerah.
"Dan salah satu upaya kita adalah membangun kerja sama, kerjasama dengan ahli di bagian pendidikan mengenai kemungkinan menerapkan kurikulum Cambridge di sekolah-sekolah kita. Kita mulai dari CMBBS," ujar Andra usai pertemuan.
Andra mengatakan CMBBS bakal menjadi percontohan pengembangan sekolah unggulan di Banten. Ke depan, Pemprov Banten menargetkan setiap kabupaten/kota mempunyai sekolah negeri unggulan.
"Ke depan kita mau ada sekolah-sekolah unggulan di setiap kabupaten/kota di Provinsi Banten. Karena itu, kami berupaya membangun komunikasi dengan beragam pihak, salah satunya Cambridge," katanya.
Sementara itu, Jamaluddin menilai CMBBS telah siap dari sisi prasarana maupun sumber daya manusia untuk menerapkan kurikulum unggulan.
"Karena saya rasa CMBBS sudah siap dari segi infrastruktur, SDM, dan mudah-mudahan hasil pertemuan hari ini bisa segera ditindaklanjuti serta menjadi pengimbasan bagi sekolah-sekolah lain," ujarnya.
Jamaluddin menambahkan, perencanaan program tersebut bakal dilakukan pada tahun ini. Ia berambisi penerapan kurikulum Cambridge di CMBBS dapat dimulai pada 2027.
"Dalam waktu dekat kita pertimbangan dan menyusun perencanaannya. Mudah-mudahan tahun ini seluruh perencanaan selesai dan pada 2027 bisa dilaksanakan sesuai pengarahan Pak Gubernur," katanya.
(aik/yld)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·