Airlangga Umumkan WFH ASN, Swasta-BUMN Dilanjut 2 Bulan, Ada Apa?

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator bagian Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bakal melanjutkan kebijakan Work From Home (WFH) imbas respons dinamika krisis daya akibat eskalasi perang untuk 2 bulan mendatang. Hal ini diputuskan usai Rapat Terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis (21/5/2026).

Dalam rapat itu juga dihadiri Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, hingga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roslani.

"Kemudian juga tadi dibahas beragam kebijakan nan diambil termasuk kebijakan paket mengenai dengan ekonomi ke depan dalam situasi seperti sekarang di mana perang belum berakhir, maka juga bakal dilanjutkan Work From Home untuk dua bulan ke depan," kata Airlangga, kepada wartawan.

Meski begitu, Airlangga tidak membeberkan kapan ketentuan ini bakal diberlakukan.

Sebelumnya kebijakan WFH satu hari dalam seminggu kepada Aparatur Sipil Negara. Kebijakan ini mulai 1 April 2026 lalu, nan diberlakukan selama dua bulan.

Tidak hanya untuk ASN, Kementerian Ketenagakerjaan juga memberikan imbauan bagi sektor swasta dan BUMN/BUMD untuk menerapkan kebijakan serupa. Meski bukan mandatori.

Lebih lanjut, Airlangga juga bakal mengeluarkan paket insentif untuk mendorong perekonomian di kuartal - II.

"Selain itu, beberapa insentif nan sedang disiapkan oleh pemerintah untuk mendorong agar ekonomi di kuartal kedua bisa bergerak," kata Airlangga.

(dce)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News