Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah memasang sasaran tinggi bagi sektor manufaktur pada 2027. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pembangunan industri tahun depan sesuai dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 nan menempatkan investasi dan industri sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.
"Pada tahun 2027 nan bakal datang, RKP mengusung tema Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas Melalui Produktivitas Investasi dan Industri," kata Agus dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (2026).
Sektor industri pengolahan mempunyai posisi krusial lantaran bisa menciptakan nilai tambah, mendorong investasi, serta meningkatkan ekspor. Pemerintah pun telah menetapkan sejumlah sasaran nan kudu dicapai sektor industri pada 2027, salah satunya adalah sasaran investasi.
"Juga ditargetkan nilai investasi sektor industri pengolahan nonmigas sebesar Rp 930,60 triliun," ujar Agus.
Target investasi tersebut untuk mempercepat industrialisasi nasional. Agus mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto secara unik mengingatkan agar Indonesia tidak hanya menjadi konsumen produk negara lain, tetapi bisa menghasilkan produk berbobot tambah tinggi dari sumber daya nan dimiliki.
"Presiden menegaskan pentingnya Indonesia melakukan industrialisasi dan meningkatkan keahlian produksi nasional. Beliau mengingatkan bahwa Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar bagi bangsa lain," ucap Agus.
Selain mengejar investasi, pemerintah juga membidik pertumbuhan industri pengolahan sebesar 7,75% pada 2027. Kinerja tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi nan lebih berbobot dan berkelanjutan.
"Arahan ini menjadi penegasan bahwa pembangunan industri kudu terus-menerus diarahkan untuk memperkuat kapabilitas produksi nasional, meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, memperluas kesempatan kerja, serta membangun kemandirian ekonomi nasional," kata Agus.
(fys/wur)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·